Saat Masih di Manchester United, Pique Sering Ditangkap Polisi

Football5star.com, Indonesia – Bintang Barcelona, Gerard Pique, pernah memperkuat Manchester United pada 2004 hingga 2008. Kendati sukses membawa klubnya meraih beberapa gelar, ia ternyata punya kenangan buruk selama tinggal di Inggris.

Saat memutuskan hengkang ke Manchester United 2004 silam, usia Pique baru 19 tahun. Di usia yang masih tergolong sangat muda, sang bek mengalami banyak kesulitan selama proses adaptasi di kota dan budaya yang baru.

Kesulitan adaptasi inilah yang kemudian membuatnya kerap berurusan dengan polisi setempat. Ia pun mengaku kehidupannya di kota Manchester menjadi salah satu episode buruk dalam hidupnya.

Gerard Pique: Ole Gunnar Solskjaer Membantuku Berkembang - Football5star - Metro
Metro

“Saya mengalami episode buruk selama tinggal di Manchester. Saya bahkan berurusan dengan polisi di sana lebih dari satu kali. Jadi lebih baik tidak membahas hal itu karena saya masih sangat muda. Saya ada di sana dan bukan siapa-siapa,” kata Pique seperti dikutip Football5star dari Daily Mail, Sabtu (30/11/2019).

“Kota Manchester tidak seburuk yang mereka katakan. Tapi di sana juga tidak terlalu sepi seperti banyak orang bilang. Dua atau tiga hari sebelum natal ada pesta untuk para pemain. Pesta berlangsung sepanjang hari. Kami meninggalkan tempat latihan dan pergi ke kasino untuk pesta,” tambahnya.

Akibat perbuatan pemain Barcelona bersama mantan rekan-rekannya itu, pelatih Sir Alex Ferguson pun berang. Menurut pengakuannya, Fergie marah besar pada mereka sampai melempar beberapa benda.

“Keesokan harinya Sir Alex sudah menunggu kami di ruang ganti. Dia benar-benar marah. Dia menendang kursi alumunium yang ada di depannya dan itu membuat kami ketakutan,” tutup Gerard Pique.

Comments
Loading...