Saatnya Flamini Unjuk Gigi

Arsenal sedang dilanda krisis gelandang tengah saat ini. Maka ini adalah saatnya untuk Mathieu Flamini dan unjuk gigi dengan kemampuan terbaiknya di atas lapangan.

The Gunners kehilangan Francis Coquelin untuk tiga bulan ke depan setelah mendapat cedera lutut akhir pekan lalu. Kabar buruk untuk Arsenal mengingat Coquelin adalah andalan Arsene Wenger di lini tengah.

Cederanya Coquelin ini kian menambah panjang daftar cedera Arsenal yang didominasi gelandang tengah seperti Aaron Ramsey, Jack Wilshere, dan Mikel Arteta, yang harus menepi cukup lama. Selain itu juga ada Alex-Oxlade Chamberlain, Tomas Rosicky, dan Theo Walcott di lini depan.

Mau tak mau Wenger pun harus memutar otak untuk menentukan susunan tim terbaiknya. Apalagi, Arsenal akan menghadapi jadwal padat mulai bulan depan terutama sejak Natal hingga Tahun Baru.

Bahkan Wenger pun mulai berpikir untuk mencari gelandang baru di bursa transfer mendatang, yakni Lars Bender (Bayer Leverkusen) dan William Carvalho (Sporting CP).

Tapi, ada baiknya menengok ke bangku cadangan karena dia masih punya Flamini, gelandang senior Arsenal yang memang tak banyak dilibatkan dalam tim musim ini. Musim ini Flamini baru tampil enam kali di seluruh kompetisi dengan sumbangan dua gol.

Maka itu beragam kasus cedera di lini tengah saat ini bisa jadi kesempatan Flamini untuk unjuk kemampuan, sekaligus jadi daya tawarnya agar klub mau memperpanjang kontraknya yang habis akhir musim ini.

“Musim selalu sangat panjang, jadi kadang-kadang Anda harus menerima dicadangkan. Namun, kadang-kadang Anda punya kesempatan untuk membuktikan bahwa Anda masih bisa bermain di tim Arsenal,” tutur Flamini di Reuters.

“Saya punya kesempatan untuk kembali ke tim dan saya akan berusaha untuk membuktikan di setiap pertandingan bahwa saya pantas berada di dalam tim,” sambungnya.

“Apakah saya bisa main dua kali sepekan selama tiga bulan? Saya pikir saya bisa, tapi sekarang saya harus membuktikannya. Sulit untuk menjaga kebugaran.”

“Bagi seorang atlet, jika Anda tidak bermain setiap pekan, situasinya tak mudah karena makin sering Anda main, Anda akan makin bagus,” tutup pemain 31 tahun itu.

Comments
Loading...