Sah! Zlatan Ibrahimovic Lebih Hebat dari Ferenc Puskas

Football5Star.com, Indonesia – Tua-tua kelapa, makin tua makin berminyak. Begitulah Zlatan Ibrahimovic. Meskipun sudah uzur, striker AC Milan itu masih menunjukkan ketajamannya. Senin (23/11/2020), dia mencetak brace saat I Rossoneri menang 3-1 di kandang Napoli, San Paolo.

Kemenangan itu sangat bersejarah, Itu adalah kali pertama Milan menang di kandang Napoli dalam kurun 10 tahun terakhir. Secara pribadi, Ibrahimovic pun menorehkan catatan istimewa. Torehan brace membuat dia lebih hebat dari salah satu penyerang legendaris dunia, Ferenc Puskas.

Tambahan 2 gol di gawang Napoli membuat Ibrahimovic kini memuncaki daftar marcatori dengan 10 gol. Dia juga menahbiskan diri sebagai pemain tertua yang mampu mengemas 10 gol dalam semusim di 4 liga besar Eropa, yakni Liga Italia, Inggris, Spanyol, dan Jerman.

Ibrahimovic mengemas 10 gol di Serie A musim ini dalam umur 39 tahun. Sekadar perbandingan, Puskas mencetak 11 gol di Liga Spanyol pada musim 1964-65 bersama Real Madrid dalam umur 38 tahun. Adapun kala berumur 39 tahun, pemain legendaris Hungaria itu hanya mencetak 4 gol.

Pada pentas Liga Italia, Ibrahimovic secara sah lebih hebat dari legenda Lazio, Silvio Piola. Saat berumur 39 pada musim 1952-53, dia hanya mampu mengemas 9 gol bersama Novara. Padahal, musim sebelumnya, dia sanggup melesakkan 18 gol bagi klubnya itu.

Ibrahimovic Dipuji Totti dan Mourinho

Kemampuan melewati kehebatan Ferenc Puskas dan Silvio Piola seolah jadi pembuktian tersendiri bagi Zlatan Ibrahimovic terhadap pujian para insan sepak bola ternama. Baru-baru ini, Francesco Totti dan Jose Mourinho melontarkan pujian khusus bagi pemain asal Swedia tersebut.

“Ada pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan kondisi fisik seperti pemain sepak bola. Seseorang yang berumur 40 tahun tak lagi punya potensi seperti orang yang berumur 20 atau 30 tahun, kecuali Anda adalah Zlatan Ibrahimovic,” urai Mourinho seperti dikutip Football5Star.com dari ESPN.

Zlatan Ibrahimovic mencetak brace saat AC Milan menang 3-1 di kandang Napoli.
tupi.fm

Sementara itu, Totti kepada Omnisport berujar, “Zlatan dapat bermain dengan hanya satu kaki. Dia dapat terus bermain hingga umur 50 tahun pada level ini. Melihat dia bermain itu mengasyikkan. Kekuatan fisik, teknik, permainan yang tak pernah diduga orang.”

Mino Raiola, agen Ibrahimovic, juga sependapat dengan Totti. “Dia akan terus bermain sepak bola hingga mereka membawanya dengan tandu. Dia dapat terus main hingga umur 50, tapi itu hanya terjadi jika bermain dia bermain di level tinggi,” kata Raiola kepada De Volksrant.

Terlepas dari hal itu, kemonceran Zlatan Ibrahimovic di Liga Italia dalam usia uzur bukanlah hal mengejutkan. Sebelumnya, Luca Toni mampu merebut capocannoniere musim 2014-15 dalam umur 38 tahun. Lalu, Fabio Quagliarella pada 2018-19 melakukan hal serupa dalam umur 36 tahun.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More