Salah Tunjuk Manajer Lagi, MU Senasib dengan Liverpool

Prestasi Manchester United merosot dalam tiga musim terakhir. Manajemen Setan Merah dianggap belum menemukan manajer yang tepat sepeninggalan Sir Alex Ferguson yang memutuskan pensiun pada musim panas 2013 lalu.

David Moyes yang ditunjuk sebagai suksesor Ferguson gagal total dan dipecat sebelum satu musim memimpin di Old Trafford. Tugasnya diambil alih gelandang legendaris Man. United, Ryan Giggs pada April 2014.

Nahasnya, Man. United gagal meraih satu trofi pun sepanjang musim. Wayne Rooney dkk bahkan harus absen di kompetisi Eropa lantaran hanya mampu finis di posisi ketujuh klasemen Premier League.

Keberhasilan Louis van Gaal membawa timnas Belanda merebut posisi ketiga di Piala Dunia 2014 meski kurang diunggulkan membuat Man. United tepincut. Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu akhirnya dikontrak selama dua musim oleh Setan Merah.

Van Gaal memang sukses mengembalikan Man. United ke ajang Liga Champions pada musim perdananya. Akan tetapi, permainan negatif manajer asal Belanda itu menuai kritik tajam dari sejumlah kalangan, terutama para suporter dan mantan pemain.

Kontrak Van Gaal bersama Man. United bakal berakhir pada musim panas nanti. Sejak Januari, gosip pria berumur 64 tahun itu muncul meskipun kembali mereda setelah performa anak asuhnya perlahan membaik.

Jose Mourinho yang dipecat Chelsea pada Desember 2015 lalu gencar dikabarkan akan menggantikan Van Gaal. Kekhawatiran pun muncul dari bek legendaris Man. United, Rio Ferdinand.

Menurut Ferdinand, Man. United berpotensi mengalami paceklik gelar seperti yang dialami Liverpool sepanjang era Premier League diperkenalkan apabila melakukan blunder ketika menunjuk manajer anyar musim depan.

“Saya pikir, jika mereka mendatangkan manajer baru lainnya, itu merupakan keputusan yang besar karena apabila tidak berjalan dengan baik, itu (prestasi buruk) bisa menjadi siklus yang panjang,” kata Ferdinand, seperti dilansir Network 1 Media.

“Kami tidak ingin merasakan apa yang dilalui oleh Liverpool. Manchester United tidak ingin lama tidak meraih kemenangan, kesuksesan dan bersaing demi trofi,” imbuhnya.

“Itu tidak boleh terjadi kepada Man. United. Masalahnya mereka telah mendapatkan apa yang mereka pilih. Apakah mereka akan menunjuk seseorang yang telah sukses dan tahu cara menangani tim seperti Jose Mourinho atau sosok yang telah mereka miliki seperti Ryan Giggs?” kata Ferdinand.

“Itu masalah yang mereka hadapi dan pertanyaan-pertanyaan telah bermunculah. Jika tahu jawaban dari pertanyaan itu, saya tentu akan menjadi CEO,” ujarnya.