Sama Seperti Manchester United, Malaga “Diperbudak” Pemilik Klub

Football5star.com, Indonesia – Kondisi finansial klub Liga Spanyol Malaga tengah berada di kondisi tak baik. Pengadilan setempat memutuskan bahwa pemilik klub, keluarga Al Thani memiliki hutang kepada klub sebesar 8.5 juta euro.

Dikutip Football5star.com dari Football Espana, Rabu (16/9/2020) laporan keuangan klub pada Maret 2020 menunjukkan bahwa Al Thani memiliki hutang kepada klub mencapai angka 7,3 juta euro dalam pinjaman dan jalur kredit. Angka itu bertambah 1,2 juta euro di bulan berikutnya.

Sama Seperti Manchester United, Malaga Hanya "Diperbudak" Pemilik Klub
malagacf.com

Pihak pengadilan bahwa mengungkap bahwa keluarga Al Thani mengambil uang tambahan dari klub dan masuk ke rekening pribadi mereka dengan cara yang ilegal. Kondisi serupa juga dialami oleh klub Inggris, Manchester United.

Laporan dari @SwissRamble menyebutkan dalam rentang waktu 2014 hingga 2019, United menyetor dana ke keluarga Glazer mencapai angka 89 juta poundsterling.

Kembali ke persoalan Malaga, uang yang masuk ke rekening pribadi keluarga Al Thani kabarnya digunakan untuk pembelian sejumlah kendaraan mewah, akuisisi real estate, dan invistasi di bidang lainnya.

Bahkan saat Malaga kehilangan uang sebesar 43 juta euro dari hak audiovisual akibat degradasi pada 2018, Al Thani terus mengelarikan uang klub ke rekening pribadi mereka.

Malaga selama periode 2018 juga harus mengeluarkan uang untuk keluarga Al Thani mulai dari membayar penerbangan untuk liburan, hotel, mobil mewah dan pengeluaran pribadi yang tidak ada sangkut pautnya dengan urusan klub.

Pada 2010, Malaga diambil alih oleh Sheikh Abdullah bin Nasser Al-Thani. Pengusaha asal Qatar itu datang sebagai pemilik baru. Al-Thani berstatus sebagai salah satu orang terkaya di Qatar.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More