Samai Dua Legenda, Deschamps Merendah

Football Live Star Football5Star.com, Indonesia – Keberhasilan timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 punya makna istimewa bagi Didier Deschamps. Dia menyamai prestasi dua legenda, Mario Zagallo dan Franz Beckenbauer, yang juara ajang ini sebagai pemain dan pelatih.

Sebelumnya, pada 1998, Deschamps adalah bagian dari skuat Les Bleus saat juara di kandang sendiri. Statusnya kala itu bahkan sama dengan Beckenbauer, yakni kapten tim.

Didier Deschamps saat juara Piala Dunia 1998 sebagai kapten timnas Prancis.
skysports.com

Meskipun berhasil menyamai prestasi kedua legenda itu, pelatih berumur 49 tahun itu tak lantas menepuk dada. Sebaliknya, dia justru merendah dengan mengatakan dirinya masihlah di bawah Zagallo dan Beckenbauer.

“Itu tentu saja membuat saya senang,” ujar Deschamps usai laga final Piala Dunia 2018 seperti dikutip Football5Star.com dari Le Figaro. “Mereka berdua sosok yang lebih baik dari saya di lapangan. (Peremainan) Saya kurang indah dibanding mereka meskipun saya juga meraih banyak gelar.”

Soal permainan di lapangan saat menjadi pemain, Zagallo dan Beckenbauer memang lebih punya pesona di lapangan. Itu tak terlepas dari skill yang lebih baik. Lagi pula, posisi Deschamps semasa aktif bermain adalah jangkar lini tengah yang lebih menekankan efektivitas ketimbang keindahan permainan.


Tahukah Anda?

Meskipun tak seperti Didier Deschamps dan Franz Beckenbauer yang juara sebagai kapten, Mario Zagallo bisa dikatakan lebih komplet. Pasalnya, selain juara sebagai pemain (1958, 1962) dan pelatih (1970), dia juga juara sebagai staf pelatih Carlos Alberto Parreira, tepatnya koordinator tim, saat Brasil juara Piala Dunia 1994.

Comments
Loading...