Sandy Walsh, dari Pemain Tenis Sampai Bergabung di Raksasa Eropa

Football5Star.comSandy Walsh ternyata dahulu merupakan pemain tenis. Tapi, dia memang sudah bermain bola sejak usia 5 tahun hingga direkrut dua raksasa Belgia, Anderlecht dan KRC Genk.

Nama Sandy memang belakangan disorot karena keinginannya membela Timnas Indonesia. Dia memang lahir di Belgia, tapi kakek dan neneknya memiliki darah Indonesia. Hal itulah yang membuatnya ingin membela Timnas Indonesia.

Sandy sendiri baru-baru ini menjelaskan soal awal mula terjun ke dunia sepak bola. Dia dahulu memulainya dari tenis, lalu dipengaruhi teman untuk bermain sepak bola.

“Saya awalnya main tenis ketika umur 5 tahun, teru ketika sekolah banyak teman main bola. Lalu saya bergabung ke ERC Hoeilaart. Kemudian kami bermain lawan Anderlehct, tim besar Belgia. Kita bermain di turnamen melawan mereka. Saya bermain bagus dan kami menang, setelah itu mereka mengundang saya untuk tes,” ungkap Sandy Walsh dikutip dari Youtube BangBes.

Sandy Walsh, dari Pemain Tenis Sampai Bergabung di Raksasa Eropa

Jadi, sejak usia 6 hingga 16 tahun Sandy bermain di Anderlecht. “Banyak teman, banyak latihan dengan pemain besar yang sekarang bermain di kompetisi besar, sebuah kemajuan buat saya sebagai pesepak bola karena bisa bermain di turnamen besar bersama mereka,” lanjut dia.

Setelah itu, Sandy Walsh pindah dari Anderlecht ke klub besar Belgia lainnya, KRC Genk. Di sana, sebagai klub besar, Genk banyak mengandalkan pemain muda. Nah, menariknya dalam debut profesionalnya dia malah melawan Anderlecht.

“Beruntungnya pertandingan pertama saya melawan Anderlecht. Pengalaman yang bagus. Sementara itu, juga saya bermain untuk Timnas Belanda, saya beruntung bisa juara Piala Eropa U-17 juga dengan banyak pemain hebat, 2011-2012 sepertinya,” tutup Sandy Walsh.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More