Saran LaLiga Untuk Penyelesaian Pengaturan Skor di Indonesia

Football5star.com, Indonesia – Permasalahan pengaturan skor tidak hanya terjadi di kompetisi lokal Indonesia. Kompetisi sekelas LaLiga pun pernah menghadapi polemik yang sama beberapa tahun lalu. Pernyataan itu disampaikan oleh perwakilan LaLiga Global Network untuk Indonesia, Rodrigo Gallego Abad.

Menurutnya, permasalahan semacam itu cukup rumit penyelesaiannya. Pada 2011 silam, pertandingan antara Real Zaragoza dan Levante diduga mengandung unsur pengaturan hasil pertandingan. Kasus itu menyeret dua nama beken, Ander Herrera dan Gabi.

Rodrigo menyebut, butuh bantuan dari pihak ketiga untuk menyelidiki dan menyelesaikan persamalahan pengaturan skor. “Kompetisi seperti LaLiga tidak selamanya terlihat mewah. Kami juga mengalami permasalahan yang kurang lebih sama seperti di Indonesia,” ucapnya pada jumpa pers di Jakarta, (14/5) sore.

Rodrigo Gallego - LaLliga - Football5star -
AP

“Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan menggandeng otoritas setempat. Itu yang kami lakukan di Spanyol beberapa tahun lalu. Bayangkan saja pemain sekelas Gabi bisa terseret kasus seperti itu. Hal-hal semacam ini memang rumit,” katanya melanjutkan.

Dalam pertemuan itu juga, Rodrigo menyampaikan perkembangan brand LaLiga selama kompetisi 2018/19. Kompetisi sepak bola Spanyol itu meraup keuntungan dari segi finansial yang tidak sedikit meski ditinggal Neymar dan Cristiano Ronaldo dua musim beruntun.

Berdasarkan laporan terbaru LaLiga pada Selasa (14/5), kompetisi mengantongi pendapatan sebesar 4,478 miliar euro. Tumbuh sekitar 20 persen dibandingkan musim lalu ketika Ronaldo masih tercatat sebagai pemain Real Madrid.

Comments
Loading...