Sarri: Hukuman Tanpa Suporter Takkan Hapus Rasialisme di Lapangan

Bek milik Napoli berkebangsaan Senegal, Kalidou Koulibaly, menjadi objek sasaran aksi rasialisme suporter Lazio, pada laga lanjutan Serie A di Olimpico, Kamis dini hari (04/02).

Pelatih Lazio, Stefano Pioli, mengeluhkan perilaku suporter Lazio yang menyanyikan lagu-lagu berlirik rasialis kepada Koulibaly. Bahkan pertandingan sempat dihentikan selama lima menit oleh wasit, Stefano Irrati, saat nyanyian penghinaan tersebut mulai terdengar.

“Nyanyian diskriminasi tidak boleh lagi terdengar. Orang-orang perlu bisa saling menghargai dan menghormati. Kita tidak bisa melupakan hal-hal semacam itu. Nyanyian semacam itu sungguh buruk. Namun saya yakin ini hanya dilakukan oleh sebagian kecil suporter, bukan seluruh penonton di Olimpico,” keluh Pioli.

“Saya benar-benar tidak bisa memahami nyanyian rasialis semacam itu, padahal kami juga punya pemain kulit berwarna di skuat kami,” sesalnya.

Sementara pelatih Napoli, Maurizio Sarri, mengutuk keras aksi oknum suporter Elang Ibukota Italia tersebut.

“Saya harus meminta wasit untuk menghentikan pertandingan, karena situasi menjadi sangat memalukan,” kecam Sarri seperti dikutip dari Mediaset Premium.

“Semua pemain ikut bersedih untuk Koulibaly. Namun saya kira dia (Koulibaly) bisa menerima semua itu dengan kepala dingin, karena saya tahu dia adalah pemain yang cerdas,” pujinya.

“Saya kira hukuman tanpa penonton tidak akan mengurangi semua ini (rasialisme), ini butuh penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.

Comments
Loading...