Satgas COVID-19 Minta Polri Pertimbangkan Izin Liga 1 2020

Football5Star.com, Indonesia – Satgas COVID-19 meminta Polri mempertimbangkan izin buat Liga 1 2020 sesuai zonasi. Apalagi, PSSI dan para klub juga sudah menyusun protokol-protokol kesehatan andai kompetisi bisa dilanjutkan.

Seperti diketahui, sebenarnya PSSI memutuskan untuk melanjutkan Liga 1 2020 per November mendatang usai bertemu dengan para klub. Tapi masalahnya, keputusan itu tak akan berarti karena kepolisian pun sampai saat ini belum menurunkan izin keramaian buat kompetisi.

Koordinator tim pakar dan juru bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito, menyebut kalau izin Liga 1 bisa dipertimbangkan dengan status zonasi. Memang, kata Wiku, perlu adanya kepatuhan seluruh komponen untuk benar-benar menjaga protokol kesehatan.

Satgas COVID-19 Minta Polri Pertimbangkan Izin Liga 1 2020 Liga 1 Tak Jelas, Begini Reaksi Pemegang Hak Siar Football5Star.com, Indonesia - Pemegang hak siar, Emtek Group, buka suara usai Liga 1 2020 belum jelas nasibnya. Mereka mengerti kondisinya karena memang izin pertandingan di tengah pandemi COVID-19 ini sangat penting. Seperti diberitakan sebelumnya, Liga 1 dan Liga 2 yang rencananya mulai dihelat per Oktober harus kembali ditunda. Alasannya PT LIB tak mendapatkan izin keramaian dari pihak kepolisian di tengah pandemi COVID-19 yang masih terus meningkat di Indonesia. Direktur Programming SCM, Harsiwi Achmad, menyebut kalau memang menggelar kompetisi di tengah pandemi COVID-19 harus ada izin dari pihak berwenang. Meskipun memang ditundanya secara mendadak menganggetkan pihaknya. "Izin pertandingan dari Pihak Berwenang sangat penting. Meskipun kurang nyaman karena terlalu mendadak, tapi penundaan ini bisa kita pahami," kata Harsiwi Achmad kepada wartawan. "Menurut saya lebih baik ditunda daripada di tengah jalan diberhentikan lagi. Saya yakin masalah tidak diberikannya izin ini pasti terdapat pertimbangan yang jauh lebih penting dan lebih besar," sambung dia. Pihaknya jua belum mengalami kerugian karena Liga 1 2020 ditunda kembali. Sebab, kompetisi jua belum berjalan sehingga belum ada program yang dikorbankan. "Secara materil belum ada karena belum tayang. Sedangkan secara potensi revenue juga tinggal digeser ke bulan nanti ada pertandingan Shopee Liga 1," tutup dia. Football5Star.com, Indonesia - Ada beberapa regulasi baru soal pemain di Liga 1 2020, termasuk pergantian yang dibolehkan sampai lima kali. Persebaya: Kalau Ada yang Positif Lagi, Liga 1 Tetap Jalan? Resmi, Jadwal Pekan Keempat Liga 1 2020 Langsung Banyak Big Match! PT LIB Liga 1 2020 Persebaya Minta PSSI Belajar dari Liga Vietnam yang Lanjut Tapi Ditunda Lagi COVID-19 di Indonesia Tembus 100 Ribu, BNPB Disebut Ragu Izinkan Liga 1 Makan Konate Sempat Terjebak dalam Perang Libia, Kabur Naik Kereta Football5Star.com, Indonesia - Bintang Persebaya Surabaya, Makan Konate, ternyata punya cerita mengerikan dalam karier sepak bolanya. Dia pernah terjebak dalam perang di Libia hingga bingung mau pulang ke Mali. Konate memang sempat memperkuat salah satu Libia, Alakhdhar, pada 2011 sampai 2012. Dia tercatat bermain dalam 12 pertandingan dan itu merupakan klub pertamanya di luar Mali, dan sebelum hijrah berkarier di Indonesia. Walau cuma sebentar, Makan Konate mengalami pengalaman yang tak terlupakan selama di Libia. Dia bahkan melihat dengan mata kepala sendiri orang-orang berperang. Padahal, sebelumnya dia cuma tahu perang melalui film saja. "Ya itu, saya cuma tahu perang lihat dari film atau bagaimana. Tapi ini realitas saya lihat sendiri di Libia. Itu sulit sekali, kaget keluarga kaget juga," ungkap Makan Konate dalam wawancara eksklusif di YouTube Football5Star. https://www.youtube.com/watch?v=8Zkelb0mChw&t Tak sampai di situ, Konate bahkan sempat kesulitan pulang kembali ke Mali karena perang tersebut. Dia dan tiga rekannya sesama pemain asing di Alakhdhar saat itu kebingungan terjebak dalam perang di Libia. "Waktu itu, saya mau pulang juga sulit, Libia masih lockdown belum bisa terbang. Dari kota saya tinggal, sampai Tripoli tak ada pesawat. Klub kasih surat, kita berempat pemain asing, dua Mali satu pantai Gading satu Mozambik," kata Makan Konate. Malahan, Konate akhirnya mencoba pulang dengan menggunakan Kereta dari Benghazi. Dia bersyukur bisa pulang ke Mali dengan selamat meski tak bisa tidur selama perjalanan lantaran dihantui teror perang. "Lalu kita ambil kereta dari Benghazi ke Masri, itu satu malam. Sampai Masri, saya naik pesawat ke Mali. Susah sekali, capek sekali, tak bisa tidur, capek sekali. Alhamdulillah sudah pulang tak ada apa-apa, keluarga juga lega," tutup Makan Konate.

“Dalam pelaksanaan Liga 1 2020, perlu adanya kepatuhan dari seluruh komponen penyelenggara sepak bola, atau seluruh yang terkait dengan sepak bola, federasi, klub hingga suporter,” ujar Wiku dikutip dari Goal.

“PSSI sejauh ini telah menyusun protokol kesehatan untuk pertandingan sepakb ola dengan melibatkan ahli medis, dan juga sudah menganggarkan biaya untuk swab test,” sambung dia.

Pertimbangan agar Liga 1 2020 dilanjutkan juga sudah adanya protokol kesehatan jelas dan tertulis dari PSSI, LIB, dan klub. Memang setelah itu, PSSI yang harus mengurus izin kepada Polri.

“Terkait izin pertandingan sepak bola, perlu adanya koordinasi lebih lanjut antara PSSI dan PT Liga Indonesia Baru dengan pihak kepolisian, dan mempertimbangkan status zonasi di mana pertandingan sepak bola tersebut akan dilakukan. Perlu diingat juga, keputusan penundaan yang dilakukan untuk keselamatan dan kesehatan kita bersama,” tutup dia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More