Satu Cahaya La Bombonera untuk Diego Maradona

Football5star.com, Indonesia – Diego Maradona telah tiada. Dia meninggal dunia tadi malam karena serangan jantung. Dunia sepak bola pun menangis melepas tuhannya.

Di Argentina, pemerintah menetapkan berkabung nasional selama tiga hari untuk mengenang Diego Maradona. Di jalanan beberapa kota, pemujanya turun ke jalan mengantar kepergian legenda terbesar ke tempat semestinya.

Di tempat yang pernah merasakan magis Si Tangan Tuhan juga sama. Dengan cara berbeda mereka melepas Maradona. Stadion Azteca di Meksiko, tempat di mana dia melewati delapan pemain Inggris dan menciptakan gol tangan tuhan terdapat satu karangan bunga di mulut gawang dan ucapan bela sungkawa di tengah lapangan.

@FOXSoccer

Stadion San Paolo, markas Napoli, menyalakan seluruh lampu stadion. Padahal malam tadi Napoli tidak bertanding. Tapi lampu dinyalakan sebagai penerang jalan El Diego ke surga.

Tak kalah indahnya dengan San Paolo, stadion La Bombonera juga melakukan hal yang sama. Bedanya, stadion milik Boca Juniors hanya menyalakan satu lampu. Yang bikin lebih indah, lampu itu bukan berasal dari penerang stadion. Melainkan dari sebuah ruangan.

Itu bukan ruangan sembarangan. Ruangan itu milik Diego Maradona. Setiap Boca Juniors atau timnas Argentina bertanding di La Bombonera, sang legenda selalu duduk di sana.

Memang cahaya yang dipancarkan hanya dari satu sudut saja. Tapi itulah cahaya satu-satunya yang bersinar, yang menerangi seluruh Buenos Aires.

Cahaya ini seakan menggambarkan dunia boleh berduka, Argentina bisa gelap gulita. Tapi Diego Maradona tetap ada di sana dan menerangi mimpi generasi selanjutnya untuk terus bermain bola.

ArgentinaBoca JuniorsDiego MaradonaLegenda