Scudetto Masih Sebatas Mimpi Bagi Napoli

Kekalahan 1-3 yang diderita Napoli di kandang Udinese, Stadion Friuli, pada Minggu (3/4), terasa menyesakkan bagi kapten Marek Hamsik. Malahan, geladang asal Slovakia itu merasa Scudetto yang diincar Napoli masih tetap sebatas mimpi.

Memang, dengan kekalahan itu, ambisi Napoli mengejar pemuncak klasemen sementara Serie A, Juventus, menjadi semakin berat. Kedua tim kini terpaut enam poin dengan sisa tujuh pertandingan. Bahkan, Napoli yang masih bertahan di urutan kedua kini terus dikuntit oleh AS Roma dengan selisih empat angka.

“Pertandingan yang menegangkan, tim seharusnya bisa tenang dan tak membiarkannya berpengaruh terhadap performa. Semua pertandingan sangat fundamental, termasuk hari ini. Ke depan, kami akan menghadapi (Hellas) Verona dan kami diharuskan menang. Scudetto adalah mimpi, dan masih sebatas itu. Kami harus terus mencoba sampai akhir, selama peluang secara hitungan matematika masih terbuka,” bilang Hamsik kepada Football-Italia.

Napoli memang bernasib nahas di Friuli. Selain dihukum dua penalti oleh wasit, yang salah satunya berbuah gol untuk Udinese, Napoli juga harus bermain dengan sepuluh orang setelah striker Gonzalo Higuain diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-76.

“Hari ini kami mendapati banyak kesulitan, tapi kami harus melupakannya. Udinese tim yang dibangun untuk memperjuangkan posisi papan tengah, mereka berhasil membuktikan dengan cara menyulitkan kami. Saya pribadi belum melihat lagi hukuman penalti. Jujur, dihukum dua penalti tentu menyakitkan,” sesal Hamsik lagi.

Comments
Loading...