Season Preview (2018-19) – Inter Milan: Pengusik Takhta

Banner Footbal Live Star-Football5starFootball5star.com, Indonesia – Inter Milan tidak lagi ingin hanya meramaikan persaingan 4-Besar Serie A. Kini, pasukan Luciano Spalletti berambisi mengusik dominasi Juventus.

Itu bukan pekerjaan mudah. Apalagi, mereka tertinggal 23 angka dari I Bianconeri yang mengukuhkan gelar juara liga untuk yang ketujuh kali secara beruntun.

Radja nainggolan, inter milan
Gelandang Inter Milan, Radja Nainggolan (Twitter @Inter)

Demi mewujudkannya, manajemen menunjukkan dukungan serius. Spalletti mendapat sejumlah pemain anyar yang dibutuhkan, seperti Radja Nainggolan, Stefan de Vrij dan Balde Keita. Bahkan, Inter masih terus berupaya mendatangkan gelandang Real Madrid, Luka Modric.

Pada musim perdana bersama Spalletti atau 2017-18, Inter harus bersusah payah finis di zona Liga Champions. Kepastian itu baru datang berkat kemenangan 3-2 atas Lazio pada Giornata 38 di Stadion Olimpico.

Ini pertama kalinya Inter Milan melenggang ke Liga Champions sejak tujuh musim terakhir. Tantangan yang cukup berat bagi Spalletti. Dia diharapkan membuat Inter membuktikan kelayakannya meski lama absen dari ajang tersebut.

Kekuatan
Keita Balde Diao, Inter Milan, Berita Bola, Football5Star,com
Winger Inter Milan, Balde Keita (Twitter @Inter)

Kedalaman skuat Inter Milan lebih baik dari musim lalu, terutama di sektor depan. Ini menjadi modal yang penting mengingat I Nerazzurri bakal kembali berlaga di tiga kompetisi sekaligus musim depan.

Lini depan Inter patut diwaspadai semua lawan. Kedatangan Keita, Matteo Politano dan Lautaro Martinez bakal menambah variasi penyerangan mereka.

Spalletti tidak memiliki banyak opsi sebelumnya selain mengandalkan umpan dari sisi lapangan menuju Icardi. Tercatat, mereka menjadi klub Serie A dengan rerata umpan silang per laga terbanyak musim lalu (27,5).

Kelemahan
Luciano Spalletti, Inter Milan vs Crotone
Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti (Zimbio)

Sektor belakang Inter masih meragukan. De Vrij yang dibeli dari Lazio belum matang untuk bisa menggantikan Joao Miranda di jantung pertahanan.

Untuk pos bek kiri, Spalletti punya tiga opsi, yaitu Danilo D’Ambrosio, Kwadwo Asamoah dan Dalbert. Dua nama bukan bek kiri murni, sedangkan Dalbert masih membutuhkan banyak jam terbang.

Berkaca dari musim lalu, tantangan terberat Inter saat ini adalah konsistensi. Pada pertengahan musim, mereka sempat menelan serangkaian hasil mengecewakan. Padahal, Icardi dan rekan-rekan sempat beberapa kali menempati posisi puncak.

Prakiraan Formasi

Prakiraan formasi Inter Milan 2018-19

Prediksi Musim 2018-19
Mauro Icardi, Rekor, Ronaldo, Zlatan Ibrahimovic
Striker Inter Milan, Mauro Icardi (Twitter @Inter_es)

Jika mampu tampil konsisten sepanjang musim, Inter Milan berpeluang mengakhiri musim sebagai runner-up dan merengkuh trofi Serie A. Bukan mustahil juga mereka bisa mengancam kans juara Juventus. Setelah lama absen di Liga Champions, Spalletti tentu memasang target yang rasional, setidaknya lolos ke babak 16-Besar.

Comments
Loading...