Seberapa Pantas Andriy Shevchenko Gantikan Frank Lampard?

Football5star.com, Indonesia – Kekalahan Chelsea 0-2 dari Leicester di Stadion King Power dalam lanjutan Liga Inggris, Rabu (20/1/2021) dinihari WIB memunculkan rumor Frank Lampard bakal dipecat.

Sejumlah nama dimunculkan media Inggris sebagai pengganti Lampard. Salah satu nama yang banyak dibicarakan adalah mantan striker The Blues, Andriy Shevchenko. Nama pemain Ukraina ini jadi yang terdepan sebagai pengganti Lampard dibanding nama-nama lain.

Meski sebetas rumor, pertanyaan yang muncul kemudian seberapa pantas Sheva layak gantikan Lampard di Chelsea?

Chelsea Kalah, Frank Lampard Pasrah Jika Dipecat

Setelah memutuskan pensiun sebagai pemain pada 2012, Sheva tak langsung menggeluti profesi sebagai pelatih. Ia justru masuk ke dunia politik. Sheva sempat ikut dalam pemilihan anggota dewan Ukraina. Sayang ia gagal lolos ke parlemen Ukraian karena kalah suara.

Gagal ke dunia politik, Sheva kembali ke lapangan hijau. Pada 2016, ia ditunjuk menjadi asisten pelatih tim nasional Ukraina. Kegagalan Mykhaylo Fomenko membawa Ukraina berprestasi di Euro 2016 membuat Sheva diangkat menjadi pelatih utama.

Tiga tahun Sheva melatih Ukraina. Dalam rentang 2016 hingga 2019, Sheva terbilang cukup apik melatih negaranya tersebut. Ukraina Ukraina meraih 16 menang, 8 imbang dan 5 kalah di semua kompetisi.

Namun di Piala Dunia 2018, Sheva gagal membawa Ukraina lolos ke Rusia. Namun Sheva dianggap masih pelatih bagus. Gagal ke Piala Dunia, Sheva berhasil membawa Ukraina promosi ke UEFA Nations League A.

Andriy Shevchenko pun berhasil membawa Ukrainan ke Euro 2020. Tiket ke Euro 2020 berhasil diraih setelah Ukraina mengalahkan Portugal 2-1.

“Betapa sulitnya permainan itu bagi kami, khususnya di 15 menit akhir. Tapi, saya senang, senang melihat tim ini tampil di atas lapangan,” ujar Shevchenko saat itu.

Seberapa mampu Sheva atasi masalah di Chelsea

Meski memiliki catatan cukup apik sebagai pelatih Ukraina, kemampuan Sheva untuk mengatasi masalah di Chelsea saat ini masih harus dipertanyakan. Secara komposisi pemain, Chelsea sebenarnya tidak memiliki masalah besar.

Secara permainan tim, Chelsea memiliki masalah soal kepercayaan diri dan juga kemampuan untuk lepas dari tekanan dari tim lawan. Hal itu yang harus diperbaiki oleh Sheva jika diangkat menjadi pelatih.

Lampard jelas tak mampu mengatasi dua masalah itu. Meski memiliki komposisi pemain bagus di semua sektor, permainan Chelsea di beberapa laga tidak padu dan tidak memiliki visi misi jelas.

“Mungkin kepercayaan diri juga memengaruhi. Dalam sepak bola itu hal wajar, tetapi semua tim punya fase masing-masing. Tugas saya adalah membantu kepercayaan diri tim agar penampilan mereka tetap bagus,” kata Lampard setelah The Blues menang atas Fulham.

Sheva juga harus memaksimalkan pemain anyar di Chelsea. Penampilan Timo Werner dan Kai Havertz sangat jauh dari harapan. Selain itu, pekerjaan rumah yang belum ada solusinya di Chelsea ialah kemampuan para pemain bertahan mereka.

Setelah masalah Kepa Arrisabalaga sudah ada solusi dengan datangnya Edouard Mendy, namun lini belakang Chelsea jadi sorotan. Para bek The Blues masih sangat rapuh meski di sana ada sosok pemain berpengalaman, Thiago Silva.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More