Sejak 2017 Wasit Laga Madura United vs Persib Selalu Jadi Sorotan

Football5star.com, Indonesia – Kepemimpinan wasit Faulur Rosy di laga Madura United vs Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 2019 jadi sorotan. Penalti yang diberikan wasit asal Aceh tersebut membuat tim tuan rumah menang, dan tim tamu berang.

Manajer Persib Umuh Muchtar sampai meminta Satgas Antimafia Bola untuk menyelediki kepemimpinan dari wasit Faulur Rosy pada laga yang berakhir dengan skor 1-2 untuk Madura United itu.

“Sangat kontroversial. (keputusan) wasit sangat menyakitkan. Padahal pemain sudah bagus, sangat displin. Kenapa wasit seperti itu, karena sudah ada yang menjamin. “Saya harap satgas bergerak, kita punya data kalau ditanyakan saya akan berikan,” kata Umuh saat diwawancara Radio PRFM, Senin (7/10/2019).

Wasit 2017 dan 2018

Bukan pada tahun ini saja wasit yang memimpin laga kedua tim jadi sorotan. Sejak 2017 lalu, wasit yang memimpin laga Madura United vs Persib selalu dianggap kontroversial. Pada 2017 saat Persib bertandang ke Stadion Gelora Ratu Pamelingan pada 9 Juli 2017, wasit Kusni yang memimpin laga dianggap berat sebelah.

Tribunnews

Pada laga tersebut, dua gol yang dicetak Persib dianulir oleh wasit asal Samarinda itu. Gol dari Raphael Maitimo dan Micheal Essien dianulir wasit Kusni pada saat itu. Selain itu, wasit Kusni juga memberikan hadiah penalti kepada MU dan sukses dieksekusi oleh Peter Odemwingie pada menit ke-21.

Wasit Kusni memberikan penalti karena menganggap Dedi Kusnandar saat itu melanggar Greg Nwokolo. Padahal dari tayangan ulang tampak tak ada pelanggaran berarti yang dilakukan Dedi Kusnandar kepada Greg.

Pada 2018 giliran wasit Agus Fauzan Arifin yang jadi sorotan. Saat kedua tim bertemu pada 4 Mei 2018 di markas Madura United. Wasit Agus memberikan penalti kepada MU dan sukses diselesaikan oleh Fabiano Beltrame pada menit ke-38.

bobotoh.id

Penalti itu membuat berang pelatih Persib kala itu Mario Gomez. Menurut Gomez, penalti tersebut tak layak diterima oleh anak asuhnya.

“Menurut saya penalti itu seharusnya tidak diberikan. Kita tidak bisa bertanding seperti ini, mungkin kita bisa melihat tayangan ulang di televisi, menurut saya itu tidak penalti,” tegas Mario seusai pertandingan.

Comments
Loading...