Sejarah Mengatakan, AC Milan Akan Raih Scudetto Musim Ini

Football5star.com Indonesia – Sebuah fakta sejarah muncul dari kemenangan AC Milan atas Inter Milan, Sabtu (17/10/2020). Sebelumnya, tiap Milan memenangi empat pertandingan perdana Serie A Liga Italia, gelar juara selalu bisa dicapai pada akhir musim.

Kemenangan atas Inter diraih Milan berkat dua gol Zlatan Ibrahimovic yang cuma dibalas satu oleh Romelu Lukaku. Berkat hasil itu, Milan memuncaki klasemen sementara Serie A dan jadi satu-satunya tim yang meraih empat kemenangan beruntun pada awal musim.

Inter Milan vs AC Milan Zlatan Ibrahimovic Serie A - Twitter @acmilan
Twitter @acmilan

Empat kemenangan itu diraih atas Bologna (2-0), Crotone (2-0), Spezia (3-0), dan Inter (2-1). Artinya, laga melawan Inter jadi pertama kali Milan gagal clean-sheet. Menariknya, catatan tersebut bukan kali pertama diraih Milan.

Total, sudah lima kali Milan meraih empat kemenangan beruntun pada awal musim, termasuk tahun ini. Sebelumnya, tim berjuluk I Rossoneri itu pernah juga meraihnya pada 1950-51, 1954-55, 1992-93, dan 1995-96.

Mimpi Scudetto Milan Didukung Sejarah
AC-Milan-Serie-A-1995-96-twitter
sempremilan.com

Di antara empat musim berbeda tersebut, ada kesamaan yang dicapai Milan. Keseluruh musim itu dituntaskan Milan dengan raihan Scudetto alias juara Serie A.

Pada 1995-96, Milan meraih Scudetto setelah unggul 6 poin di klasemen akhir atas Juventus. Ketika itu, Milan menang empat laga awal beruntun, masing-masing atas Padova (2-1), Udinese (2-1), AS Roma (2-1), Atalanta (3-0). Namun pada laga kelima, mereka kalah 0-1 dari Bari.

Sebelumnya pada 1992–93, Milan juga memuncaki klasemen akhir dengan unggul empat angka dari Inter. Tak cuma empat laga beruntun, musim tersebut I Rossoneri menang enam pertandingan beruntun sebelum ditahan imbang Torino 0-0.

AC-Milan-Serie-A-1992-93-amazonawscom
Amazonaws.com

Tak cuma 1992-93 Milan juara dengan keunggulan atas Inter. Pada 1950–51, mereka juga menjadi kampiun dengan raihan 60 poin, cuma selisih satu angka di atas Inter. Kala itu pula Milan sukses meraih enam kemenangan beruntun pada awal musim sebelum seri 1-1 lawan Juventus.

Sementara pada 1954-55, Milan bersaing ketat dengan Udinese di klasemen akhir hingga unggul 4 poin. Tren kemenangan awal musim Milan ketika itu bahkan lebih panjang. Tujuh pertandingan beruntun dituntaskan dengan sempurna hingga imbang 1-1 dengan Inter Milan.

Lalu, bagaimana dengan musim 2020-21? Apakah Milan bsia mengulangi prestasi pada 1950-51, 1954-55, 1992-93, dan 1995-96? Akan tetapi, pelatih Milan saat ini, Stefano Pioli, justru enggan jemawa.

“Saya ingin berpikir positif dan memosisikan diri saya optimistis. Namun, kita juga harus sadar ada tiga sampai empat tim yang berinvestasi lebih dari kami. Kami memang tim yang ambisius, tapi proyeksi investasi kami adalah untuk masa depan,” ucap Stefano Pioli dikutip Football5star.com dari Football-Italia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More