Sejumlah Klub dan Pemain Kompak Berkampanye Perangi Rasialisme

Football5star.com, Indonesia – Aksi rasialisme di kompetisi Eropa masih sering terjadi dalam beberapa musim terakhir. Gerah dengan perlakuan tidak terpuji ini, Asosiasi Sepak bola Profesional Inggris (PFA) beserta klub dan pemain kompak melakukan kampanye untuk memerangi aksi rasialisme.

Adalah PFA yang menjadi aktor utama kampanye antirasialisme ini. Melalui Twitter mereka berkampanye lewat tagar #Enough Make Stand Against Racism. Aksi ini dimaksudkan sebagai bentuk ketidakbenaraan rasialisme dalam bentuk apa pun.

Kampanye PFA ini kemudian diikuti beberapa klub dan pemain di Eropa. Crystal Palace, Watford, Robbie Fowler, hingga Yaya Toure kompak mengganti foto mereka di Twitter. Mereka dan beberapa klub maupun pemain lainnya kini mengubah fotonya seperti PFA.

Cara ini diharapkan Ketua Depertemen Kualitas PFA, Simone Pound, sebagai cara ampuh memberantas rasialisme di sepak bola. “Sepak bola punya kekuatan untuk melakukan banyak hal baik di dunia. Kita harus selalu mencoba menggunakan popularitas dan pengaruh positif di olahraga,” katanya seperti dilansir situs resmi PFA, Jumat (19/4/2019).

“Selama beberapa bulan terakhir kita melihat peningkatan dalam kasus pelecehan rasial yang mengerikan di dunia dan media sosial. Kita tidak boleh diam. PFA selalu berada di garis terdepan dalam memberantas rasialisme. Kami akan melakukan semua cara untuk mengakhiri pelecehan ini,” ia menambahkan.

Dalam beberapa bulan terakhir terjadi banyak kasus tidak senonoh ini di kompetisi Eropa. Setelah sebelumnya ada Danny Rose, Kalidou Koulibaly, hingga Moise Kean, baru-baru ini kapten Manchester United, Ashley Young, yang mengaku mendapat ejekan serupa dari pendukung Barcelona.

PFARasialismeRobbie FowlerYaya Toure