Selalu Dikritik, Antonio Conte Merasa Tak Dapat Perlindungan dari Klub

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, merasa dirinya selalu dikritik media dan tak mendapat perlindungan dari pihak manajemen klub sepanjang musim. Conte bahkan merasa dirinya harus berbicara dengan presiden Inter, Steven Zhang, untuk membahas hal ini.

Inter baru saja berhasil mengalahkan Atalanta 2-0, pada Minggu (2/8/20). Hasil itu membawa Inter finis sebagai runner-up Serie A musim ini yang mana itu adalah prestasi tertinggi klub sejak 2011. Tapi, Conte merasa pencapaian dirinya dan para pemain tak dihargai oleh media yang dinilai selalu menyerangnya. Hal itu yang membuat dia kesal kepada pihak klub yang menurutnya jarang melindunginya.

Antonio Conte - Inter - Sassuolo - inter. it 2
inter.it

“Ini adalah musim yang sulit dari level pribadi, sangat sulit. Saya tidak berpikir para pemain melihat pekerjaan mereka dihargai, saya tidak berpikir saya melihat pekerjaan saya dihargai dan kami semua menerima sangat sedikit perlindungan dari klub,” kritik Conte seperti dikutip Football5Star.com dari Sky Sports Italia.

Mantan pelatih timnas Italia itu melanjutkan, “kami harus berkembang di semua area, termasuk di luar lapangan, dan klub besar seharusnya melindungi pemainnya lebih baik lagi. Kami akan mendiskusikan ini di akhir musim. Saya harus bertemu presiden dan sekarang dia ada di Tiongkok.”

Perlakuan Pihak Klub Selalu Sama Sejak Era Spalletti

Antonio Conte bahkan menilai perlakuan klub terhadap pelatih dan pemain belum berubah setelah dia melihat wawancara dari mantan pelatih Inter, Luciano Spalletti.

ghanasoccernet

“Kami harus makan kotoran selama berbulan-bulan dan mendapat nol perlindungan. Masalah saya adalah bahwa saya memiliki visi, saya melihat jalan yang harus kita ambil dan saya tahu apa yang perlu kita lakukan. Saya melihat wawancara yang diberikan Luciano Spalletti di Inter pada 2017. Kami sekarang di tahun 2020 dan tidak ada yang berubah,” kata mantan pelatih Chelsea itu.

Conte melanjutkan, “saya bisa menjadi penangkal petir untuk tahun pertama (di Inter), tetapi jika Anda tidak belajar dan terus melakukan kesalahan yang sama, maka itu gila. Saya ingin benar-benar jelas bahwa saya tidak berbicara tentang pasar transfer atau para pemain. Saya ingin itu menjadi sangat jelas.”

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More