Sempat Gagal Penalti Lawan West Brom, Bruno Fernandes Kecewa

Football5Star.com, Indonesia – Gelandang Manchester United, Bruno Fernades, senang dan juga kecewa atas kemenanngan timnya melawan West Brom, (22/11/20). Bruno kecewa karena gagal menendang penalti pertamanya walaupun berhasil mencetak penalti kedua.

United akhirnya meraih kemenangan perdana Premier League di Old Trafford musim ini dengan menang 1-0 melawan WBA. Gol diciptakan lewat penalti yang diulang dari Bruno Fernandes.

Pemain timnas Portugal itu gagal mengeksekusi penalti karena ditepis oleh Sam Johnstone, namun beruntung VAR menganulirnya karea Johnstone keluar dari garis gawang. Penalti diulang dan Bruno baru berhasil memasukannya.

Manchester United vs West Brom VAR dan Penalti Jadi Kunci Kemenangan MU
@brfootball

“Tidak baik. Anda harus melakukannya di kesempatan pertama. Tidak masalah jika kiper keluar dari garis, saya tidak senang karena saya tidak mencetak gol. Oke, saya mencetak gol (di penalti) kedua tetapi saya memang harus mencetak yang kedua,” ucap Bruno seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi klub.

Namun Bruno mengakui dalam kesempatan ini yang penting adalah meraih tiga poin. Apalagi United belum pernah menang di kandang sebelum laga ini.

“Tentu sangat penting bagi kami untuk memenangkan pertandingan ini. Pertama-tama bukan karena itu adalah kemenangan liga pertama kami di Old Trafford tetapi karena kami perlu mendapatkan poin di liga. Ini adalah pertandingan yang sulit. Kami bisa melakukan lebih baik. Kami banyak menciptakan peluang tetapi kami harus memiliki kualitas untuk melakukan lebih baik,” kata Bruno.

Mantan pemain Sampdoria itu melanjutkan, “Pada titik ini yang paling penting adalah tiga poin. Itu yang paling penting tapi kami tahu kami bisa melakukan jauh lebih baik dan kami akan melakukannya dengan pasti.”

Bruno Fernandes cs saat ini naik ke posisi ke-9 dengarn raihan 13 poin.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More