Sempat Jadi Korban Pelemparan, Mario Gomez Tak Trauma Aremania

Banner E-Magazine Januari 2020

Football5Star.com – Roberto Carlos Mario Gomez mengaku tak trauma dengan Aremania meski sempat jadi korban di Kanjuruhan. Pelatih baru Arema FC itu sudah melupakan masa lalunya.

Seperti diketahui, saat masih menjadi pelatih Persib Bandung Mario Gomez sempat mendapat intimidasi oknum Aremania. Dia terkena lemparan botol hingga kepalanya berdarah.

Akan tetapi, kini pelatih asal Argentina itu justru menjadi pelatih Arema FC. Gomez mengaku sama sekali tak trauma dan sudah melupakan kejadian dua tahun lalu itu.

Wearemania

“Soal lemparan botol itu, saya sudah melupakannya. Tidak ada rasa trauma atau apa. Hal itu mungkin hanya dilakukan satu oknum suporter saja. Tapi, saya pikir pendidikan untuk suporter memang penting untuk dilakukan,” ungkap Gomez dikutip Wearemania.

Eks juru taktik Johor Darul Takzim itu mengaku senang karena Arema menjadi salah satu tim terbaik di Indonesia. Dia akan mengerahkan semua kemampuan terbaiknya untuk membawa Arema jadi kandidat juara musim depan.

“Selain sebagai tim besar, Arema juga punya suporter fanatik. Di sini ada banyak pemain lokal berkualitas, dan yang terpenting manajemen Arema memberikan kewenangan kepada saya untuk menyusun komposisi tim,” tutup dia.

Comments are closed.