Semua Klub Liga 1 “Megap-megap” Cari Duit Demi Hidupi Tim

Football5star.com Indonesia – Ketidakpastian kompetisi sepak bola di Indonesia membuat seluruh klub, baik Liga 1 atau Liga 2, semakin gerah. Apalagi, sebagian besar klub kesulitan mencari dana untuk bisa terus menghidupi timnya.

Seperti halnya yang dialami Borneo FC. Rencananya, klub beralias Pesut Etam tersebut hendak mengumpulkan tim dan melakukan persiapan pada pertengahan Januari ini. Namun, niat itu terpaksa diurungkan karena kelanjutan Liga 1 2020 masih belum jelas.

Bos Borneo FC, Nabil Husein Said Amin - Borneofc.id
borneofc.id

Presiden Klub Borneo FC, Nabil Husien Said Amin, berharap agar keputusan terkait nasib kompetisi bisa segera terjawab. “Yang jelas semua butuh persiapan dan tak bisa dilakukan mendadak. Kami tak bisa melakukan persiapan secara mendadak, semua harus terprogram,” ucap Nabil dikutip Football5star.com dari laman Borneo FC.

Terhentinya kompetisi, khususnya Liga 1 2020, selama hampir 10 bulan, menurut Nabil Husein Said Amin sangat merugikan klub. Situasi itu membuat klub sama sekali tak mendapatkan pemasukan.

Di sisi lain, klub tetap harus membayar gaji para pemain, pelatih, dan ofisial, meski hanya 25 persen. Hal ini membuat Nabil Husein Said Amin harus memutar otak untuk tetap bisa memenuhi kewajiban untuk menghidupi tim.

Klarifikasi PSSI Soal Bursa Transfer Liga 1, Ternyata Ini Sebenarnya Mayoritas Klub Sebenarnya Tak Setuju Bursa Transfer Liga 1 2020 Dibuka PSSI Resmi Buka Bursa Transfer Liga 1 2020 Tapi Tak Terdaftar di FIFA Satgas Anti Mafia bola Liga 1 2020 Dilanjutkan, Klub Mulai Jadwalkan Berkumpulnya Pemain. Protokol Kesehatan Liga 1 2020
Liga-Indonesiaid

“Semua klub sekarang ‘megap-megap’ mencari dana untuk menghidupi tim. Sementara, kompetisinya tak berputar sama sekali. Kami sebenarnya ingin menggelar latihan pada tengah Januari ini. Namun, semuanya harus kami ubah, karena tak ada kejelasan sama sekali,” bilang dia lagi.

Menurut Nabil Husein Said Amin, lanjut atau tidak bukanlah masalah utama. Bagi dia, terpenting adalah kejelasan status kompetisi. Sebab, kepastian itu yang terus ditunggu Borneo FC dan seluruh klub peserta Liga 1 atau Liga 2.

“Mau lanjut atau tidak, itu saja yang kami tunggu. Semoga saja ada kejelasan dalam waktu dekat,” kata Nabil memungkasi.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More