Sepak Bola: Loew Akui Kekalahan Dari Slovakia Jadi Alarm Bagi Pertahanan Jerman

Pelatih timnas Jerman, Joachim Loew, sangat kecewa terhadap pertahanan timnya usai dikalahkan Slovakia 1-3 dalam laga persahabatan yang digelar Senin (30/5) dini hari tadi.

Sempat unggul lebih dahulu lewat gol Mario Gomez, Jerman justru kecolongan tiga gol beruntun. Hasil ini jelas menjadi alarm bagi Jerman jika ingin meraih gelar Piala Eropa tahun ini.

“Saya cukup puas melihat bagaimana kami menyerang. Kami membuat sejumlah pergerakan bagus di laga ini. Tetapi sayangnya saat bertahan kami kembali menunjukkan bahwa kami memang bermasalah. Jujur itulah yang harus saya katakan,” tutur Loew, dilansir Goal.

Lini pertahanan Jerman yang “bolong” diakui Loew sebagai imbas dari eksperimennya yang memainkan dua gelandang kreatif, Mario Goetze dan Julian Draxler secara bersamaan. Dari segi ofensif, kombinasi dua pemain ini memang sangat membahayakan ketika Jerman menyusun serangan. Tetapi, imbasnya Jerman menjadi keteteran saat lawan melancarkan serangan balik.

“Mungkin hal itu dikarenakan kami memainkan dua tipe pemain nomor 10, Julian Draxler dan Mario Goetze di lapangan secara bersamaan. Keberadaan kedua pemain itu membuat Slovakia menemukan banyak celah ketika melakukan serangan terhadap kami,” ucap Loew.

Faktor cuaca juga diyakini Loew cukup menghambat aliran serangan timnya. Hujan lebat disertai petir terus mengguyur, ditambah kondisi lapangan yang kurang ideal juga turut ambil andil dalam tidak berkembangnya pola permainan Jerman.

“Jeda antarbabak tadi adalah merupakan jeda terlama yang pernah saya lihat karena memang situasinya cukup berisiko bagi kedua tim. Setelah kembali bermain, kami perlu sedikit beradaptasi dengan kondisi lapangan. Duel-duel di sepertiga daerah lawan kemudian sering terjadi karena umpan-umpan pendek tak bisa bekerja dengan baik di tengah kondisi lapangan yang basah seperti di laga tadi.”

Comments
Loading...