Sepi Penonton, Sriwijaya FC Ingin Liga 2 Memakai Pemain Asing

Banner E-Magazine Januari 2020

Football5Star.com, Indonesia – Geliat dukungan bagi Sriwijaya FC (SFC) menurun drastis semenjak mereka turun kasta ke Liga 2. Terhitung sejak 2019 lalu, Laskar Wong Kito tak mendapat dukungan yang sama seperti saat mereka bermain di kasta tertinggi.

Sriwijaya FC sendiri terdegradasi pada Liga 1 2018 lalu. Satu musim berada di kasta kedua, SFC sebenarnya memiliki kans untuk naik kasta saat mereka lolos ke semifinal Liga 2 2019. Namun sayang, mereka justru kalah dari Persita Tangerang di semifinal, dan kembali kalah dari Persiraja di perebutan tempat ketiga.

Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen klub Sriwijaya FC, Faisal Mursyid berkata seharusnya PT Liga Indonesia Baru melakukan terobosan. Terobosan yang ia maksud adalah untuk mengizinkan klub yang berkompetisi di Liga 2 merekrut pemain asing.

“Sejak kami turun kasta ke Liga 2 pada 2019. Auranya berbeda jauh dibanding Liga 1, termasuk aura penonton dan lain-lain. Jumlah penonton kami pun berkurang. Musim lalu hanya sekitar 300-400 penonton,” ujar Faisal, seperti dikutip Football5Star.com dari Bola.com, Jumat (24/1/2020).

“Satu di antara faktornya itu tadi, ketidakhadiran pemain asing. Ada lagi faktor karena bermain di tengah pekan. Faktor daya pemikat kompetisi itu apa? Padahal status kompetisi Liga 2 itu profesional,” papar Faisal.

Menurut Faisal, kompetisi Liga 2 yang bertujuan sebagai ajang unjuk gigi pemain lokal tak akan berpengaruh jika hanya berada satu pemain asing di setiap klub.

“Itu saja alasan kami. Sederhana. Kami hanya mengusulkan penggunaan satu pemain asing. Itu tidak akan berpengaruh terhadap keberadaan pemain lokal,” ujarnya.

Comments are closed.