Sepp Blatter Kembali Bantah Tudingan Suap Saat Menjabat Presiden FIFA

Football5star.com, Indonesia – Mantan presiden FIFA, Sepp Blatter, kembali menjawab tudingan suap selama dirinya memimpin induk sepak bola dunia itu. dengan tegas ia membantah hal tersebut.

Seperti diketahui, terdapat keganjilan dalam penentuan juara Piala Dunia 2018 dan 2022. Saat itu FIFA menunjuk Rusia dan Qatar sebagai tuan rumah. Padahal dua negara tersebut sebelumnya tidak diunggulkan.

Dari situ muncul tudingan bahwa penunjukan ini dilakukan karena Sepp Blatter telah disuap. Kabar ini diperkuat setelah pria asal Swiss itu ditangkap kepolisian federal Amerika Serikat karena skandal suap. Namun, lagi-lagi, ia membantah telah menyalahgunakan kekuasaan.

deccanchronicle.com

“Kesepakatan yang kami buat sesuai dengan keputusan eksekutif FIFA. Kami menjalani prosedur yang berlaku dan tidak ada norma-norma yang kami langgar,” kata Blatter seperti dikutip Football5star dari AFP, Rabu (8/4/2020).

Terbaru, jaksa Federal Amerika Serikat merilis bukti baru terkait dugaan suap yang diterima Sepp Blatter dalam menentukan tuan rumah Piala Dunia. Dalam rilis itu disebutkan ada beberapa pejabat FIFA yang menerima sejumlah dana ketika menunjuk Rusia dan Qatar sebagai tuan rumah.

Menanggapi temuan ini, induk sepak bola dunia beraksi. Mereka mendukung pihak berwenang melakukan investigas lanjutan.

“FIFA mendukung semua investigaso atas dugaan tindakan kejahatan terkait kompetisi sepak bola domestik atau internasional dan akan terus memberikan kerja sama penuh kepada petugas penegak hukum yang menyelidiki kasus seperti ini,” demikian pernyataan resmi organisasi yang bermarkas di Nyon, Swiss.