Setelah Dapat Pesan Rasial, Wilfried Zaha Takut Buka Media Sosial

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Crystal Palace, Wilfried Zaha, mengungkapkan bahwa dirinya takut untuk membuka media sosial setelah dirinya mendapat pesan rasial. Zaha mendapat pesan rasial dari seorang bocah berusia 12 tahun beberapa minggu lalu.

Sebelumnya, Zaha mengunggah beberapa foto dari DM akun Instagramnya yang berisi pesan rasial. Kepolisian setempat langsung memburu sang pelaku yang ternyata adalah bocah berusia 12 tahun.

Wilfried Zaha dapat Pesan Rasis dari Bocah Berusia 12 Tahun
Taiwan News

“Setiap saat saya takut untuk bahwa melihat pesan masuk saya karena itu bisa berisi apa saja. Untuk pesepak bola kulit hitam, bermain Instagram bahkan sudah tak menarik lagi bagi kami. Anda tak bisa menikmati profil Anda. Saya bahkan sudah tak miliki Twitter lagi di handphone saya karena hampir pasti Anda bisa mendapatkan pelecehan itu,” ucap Zaha seperti dikutip Football5Star.com dari CNN.

Zaha juga memprotes kebijakan Twitter atau Instagram soal pembuatan akun. Menurutnya, seseorang akan segera membuat akun baru jika akun lamanya di-block.

“Saya dapat perilaku rasial setelah hal itu dan saya berpikir, apa yang terjadi jika akun itu di-block? Mereka hanya tinggal membuat yang baru. Saya merasa dengan segala hal yang kita buat dalam kehidupan, dengan semuanya yang kita daftarkan, kita harus memberikan semacam ID, jadi mengapa itu tidak dilakukan di Instagram? Mengapa itu tak dilakukan di Twitter?” tanya Wilfried Zaha.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More