Setelah Enam Tahun, Warga Mesir Akhirnya Bisa Kembali ke Stadion

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5Star.com, Indonesia – Kabar gembira bagi warga Mesir. Setelah enam tahun, akhirnya pencinta sepak bola di Mesir bisa kembali menyaksikan sepak bola di stadion. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Mesir, Ashraf Sobhy

“Semua orang menunggu waktu agar suporter bisa datang kembali ke tribun. Sehingga mereka bisa mendatangi pertandingan dan mendukung klub idola dengan cara yang tepat,” ujar Ashraf dikutip football5star.com dari Goal.com

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Mesir bersama dengan Federasi Sepak Bola Mesir (EFA), dan perwakilan klub menggelar pertemuan yang menghasilkan keputusan bahwa setiap pertandingan bisa didatangi oleh 5000 suporter. Yang 500 di antaranya diberikan untuk penyandang disabilitas.

Jatah 5000 suporter itu khusus untuk pertandingan lokal Mesir dan untuk pertandingan internasional Mesir, pemerintah mengizinkan 20.000 orang datang ke stadion. Keputusan ini berlaku mulai 1 September 2018.

Keputusan ini merupakan buah dari kerja keras pemerintahan Mesir yang bekerja sama dengan semua pihak terkait termasuk pihak keamanan. Kementrian terkait bersama dengan pihak keamanan telah membicarakan soal ini dan berharap semua suporter bisa kembali ke stadion.

Hukuman larangan datang ke stadion berasal dari insiden di Stadion Port Said di wilayah Port Said, Mesir, hingga akhirnya insiden ini dinamakan insiden Port Said. 72 suporter Al Ahly meregang nyawa saat Al Ahly bertanding melawan Al Masry pada Februari 2012.

Hukuman tersebut sempat dicabut di tahun 2015, namun kembali diterapkan setelah terjadi kembali insiden negara yang naik daun karena pemain Liverpool, Mohamed Salah. 20 fans Zamalek meninggal saat terjadi kerusuhan dengan fans Enppi di Stadion Cairo.

Comments are closed.