Shin Tae-yong Bakal Bawa Timnas Seperti Tim yang Dilatih Jose Mourinho?

Football5star.com, Indonesia – Federasi sepak bola Indonesia, PSSI resmi mengumumkan memutus hubungan dengan Simon McMenemy sebagi pelatih timnas senior. Salah satu kandidat untuk gantikan posisi McMenemy adalah pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.

“Beberapa nama pelatih masuk dalam pantauan, seperti mantan pelatih tim nasional Korea Selatan, Shin Tae Yong. Selain itu juga ada Luis Milla yang kembali diusulkan.” bunyi pernyataan resmi PSSI.

Pelatih berusia 49 tahun tersebut sempat mendapat julukan Mourinho dari Asia. Julukan ini diberikan oleh John Duerden jurnalis dari BBC yang menulis buku Lions and Tigers: The Story of Football in Singapore and Malaysia.

Football Tribe

Julukan tersebut mungkin tidak terlalu berlebihan jika melihat sepak terjangnya. Pelatih yang sempat bermain di klub milik grup Bakrie, Brisbane Roar FC tersebut mampu antarkan Korea Selatan menang dari Jerman di Piala Dunia 2018 lalu.

Formasi andalan Shin Tae-yong

Secara taktikal, Shin Tae-yong merupakan pelatih konservatif seperti Jose Mourinho yang mementingkan hasil akhir kemenangan dibanding dengan permainan indah.

Selama melatih Korsel, Shin Tae-yong lebih banyak mengandalkan formasi klasik 4-4-2. Namun di sejumlah pertandingan, ia beberapa kali bereksperimen dengan mengandalkan sistem tiga bek seperti yang diterapkan Guus Hiddink selama melatih Korsel.

Formasi 3-5-2 memang jadi alternatif kedua yang acapkali diterapkan Shin jika 4-4-2 tak bisa diterapkan secara maksimal. Yang jadi catatan positif dari Shin ialah dia termasuk pelatih dengan kemampuan mengubah taktik di tengah pertandingan.

Namun catatan dari The Guardian, menyebutkan bahwa seharusnya Shin mampu menciptakan taktik baru dibanding bergantung pada taktik klasik 4-4-2. Pasalnya di sejumlah pertandingan Korsel, agresifitas lini depan malah tumpul.

Hal ini tercermin pada pertandingan Korsel di partai kedua Piala Dunia 2018 melawan Meksiko. Gunakan formasi 4-4-2, Korsel baru bisa mencetak gol pada menit injury time lewat Son Heung-min. Padahal jika melihat data statistik, Korsel mampu menciptakan 17 tendangan, 6 diantaranya mengarah ke gawang Meksiko.

Menarik untuk ditunggu, apakah jika Shin resmi melatih timnas Indonesia akan lebih baik? Setidaknya jika berkaca pada formasi Shin, ia cukup familiar dengan pola permainan timnas Indonesia.

Comments
Loading...