Reaksi LFP Terkait Kabar Madrid Akan Membayar Granada Untuk Mengalahkan Barcelona

Juara Divisi Primera musim 2015-16 akan ditentukan hingga pekan terakhir. Real Madrid masih berharap bisa merebut titel jawara dari Barcelona yang unggul satu poin di atasnya. Bersamaan dengan itu, berembus rumor bahwa Los Blancos akan membayar Granada yang kebenarannya diragukan oleh Liga de Futbol Profesional (LFP).

Granada mendadak menjadi pusat perhatian karena akan menghadapi Barcelona pada pekan ke-38 Divisi Primera, Sabtu (14/5). Maklum saja, hasil laga mereka melawan El Barca bisa menentukan peraih trofi juara pada musim ini.

Kalau Granada bisa mengalahkan atau menahan seri Barcelona, sementara di pertandingan lain Madrid dapat menundukkan Deportivo La Coruna, drama tercipta. Los Blancos yang akan menjadi juara menggeser Barcelona yang ada di puncak klasemen.

Dalam situasi seperti itu muncul rumor bahwa Madrid akan membayar Granada supaya tampil bagus. Hal itu akan dijadikan motivasi bagi Granada karena dalam laga ini sudah tidak memiliki kepentingan apa pun. Mereka sudah lepas dari degradasi dan tidak berpeluang lolos ke kompetisi Eropa musim depan.

Akan tetapi, Presiden LFP, Javier Tebas, meragukan kebenaran rumor tersebut. Dia yakin Madrid akan mengikuti aturan dengan tidak mengiming-imingi Granada dengan hadiah.

“Saya percaya Madrid akan mengikuti aturan dan hukum di Spanyol tidak memberi prioritas kepada siapa pun,” ujar Tebas.

Sebelumnya pernah ada kasus serupa di sepak bola Spanyol. Tim yang sudah tidak memiliki kepentingan apa pun diberi insentif oleh pihak lain yang berkepentingan dengan hasil pertandingannya. Namun, Tebas meyakini hal tersebut tidak akan terjadi.

“Kami tidak akan membiarkan perilaku yang membahayakan integritas sepak bola kami. Kami akan mewaspadai semua pertandingan, bukan hanya Granada,” papar Tebas.

Comments
Loading...