Simon McMenemy “Like” Unggahan Soal Petisi Kembalikan Luis Milla

Football5Star.com, Indonesia – Kekalahan beruntun timnas Indonesia dari timnas Malaysia dan Thailand pada Pra-Piala Dunia 2022 membuat pelatih Simon McMenemy dalam tekanan besar. Para suporter Garuda Nusantara menyerukan pemecatan pelatih asal Skotlandia itu. Tak sedikit pula yang menginginkan PSSI memanggil kembali Luis Milla.

Terkait hal itu, ada satu hal menarik. Pada Selasa (10/9/2019) pukul 23.00 WIB, akun Twitter @indostransfer mengunggah tangkapan layar dari petisi Bring Back Luis Milla di laman change.org. Tak dinyana, unggahan tersebut ternyata diberi tanda “like” oleh Simon McMenemy.

Simon McMenemy Menyukai Unggahan Soal Petisi Kembalikan Luis Milla ke timnas Indonesia.

Hal tersebut menimbulkan tanda tanya. Adakah itu berarti dia menyetujui ide Luis Milla kembali menangani timnas Indonesia? Ataukah dia hanya ingin menandai unggahan itu untuk kemudian ditelusuri hasil petisi tersebut. Bukan apa-apa, petisi itu ternyata kurang peminat.

Berdasarkan penelusuran Football5Star.com, petisi “Bring Back Luis Milla” dibuat Factasia Football pada Selasa (10/9/2019) sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, hingga Rabu (11/9/2019) pukul 08.25 WIB, baru ada 238 orang yang menandatangani petisi itu.

Petisi Bring Back Luis Milla.
change.org

Tiga hari sebelumnya, petisi serupa juga muncul. Adrian Saghara membuat petisi dengan tajuk “Kembalikan Luis Milla”. Hasilnya, hingga Rabu (11/9/2019) pukul 08.25 WIB, hanya 15 orang yang menunjukkan dukungannya.

Hasil kedua petisi itu menyiratkan kegamangan publik sepak bola Indonesia soal sosok pelatih yang pantas menangani Garuda Nusantara. Namun begitu, Simon McMenemy tak dapat bernapas lega. Tuntutan agar dia mundur sudah bergema dengan sangat kencang.

Petisi SimonOut
change.org

Setidaknya, tengoklah petisi “#SimonOut” yang dibuat Pasukan Garuda revolution pada Selasa (10/9/2019) sekitar pukul 21.00 WIB. Hingga Rabu (11/9/2019), petisi ini sudah memperoleh 41.711 dukungan. Sekitar 30.000 dukungan didapatkan pada 30 menit pertama.

Terlepas dari petisi-petisi yang muncul itu, Simon McMenemy dipastikan harus bekerja keras untuk laga-laga ke depan. Dua kekalahan kandang adalah modal buruk bagi timnas Indonesia pada Pra-Piala Dunia 2022 Zona Asia. Apalagi, lawan berikut yang harus dihadapi adalah timnas Uni Emirat Arab asuhan Bert van Marwijk.

Comments
Loading...