Simpati Juergen Klopp untuk Villa

Manajer Liverpool Juergen Klopp puas dengan kemenangan telak atas Aston Villa. Tapi, Klopp tak mau merayakan secara berlebihan mengingat kondisi sulit The Villans saat ini.

Melawat ke Villa Park, Minggu (14/2) malam WIB kemarin, Liverpool tampil gemilang dengan menggelontorkan enam gol ke gawang Mark Bunn dari gol-gol Daniel Sturridge, James Milner, Emre Can, Divock Origi, Nathaniel Clyne, dan Kolo Toure.

Kemenangan itu disambut sukacita oleh Liverpool mengingat belakangan performa mereka naik-turun, termasuk disingkirkan West Ham United di babak keempat Piala FA lalu.

Skor 6-0 itu adalah kemenangan terbesar Liverpool musim ini sekaligus kekalahan kandagn terbesar Villa sejak 1935. Wajar jika fans Liverpool begitu merayakannya dan bernyanyi-nyanyi selama pertandingan hingga setelahnya.

Tapi, Klopp tak ingin seperti itu karena dia turut prihatin dengan kesusahan yang dialami Villa. Pasalnya, Villa kini semakin dekat dengan degradasi mengingat mereka terbenam di dasar klasemen dengan 16 poin dari 26 laga.

“Hari yang sempurna untuk para pemain, mereka merasakan bahwa inilah gaya bermain yang benar. Tapi ini bukan saatnya bernyanyi atau merayakannya,” ujar Klopp di Independent.

“Ini sebagai bentuk respek kami kepada Aston Villa, klub hebat yang tengah dalam situasi sulit. Jika ada tim yang menang 6-0 dan tim lainnya kalah 0-6, maka itu tidak menyenangkan untuk mereka,” sambungnya.

“Ini tidak sering terjadi dalam kehidupan manajer, kami hanya mengingatnya saat dalam periode buruk. Kami tampil bagus di laga tadi dan hasil yang bagus untuk mental kami,” tutupnya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More