Skors Higuain Dinilai Tidak Adil, Ini Pembelaan Kepala Komite Disiplin

Kepala komite disiplin Serie A, Gianpaolo Tosel, menjelaskan alasan di balik sanksi larangan bertanding empat pertandingan yang didapatkan oleh penyerang Napoli, Gonzalo Higuain.

Dalam laga lanjutan Serie A antara Napoli melawan Udinese di Stadion Friuli pada hari Minggu (3/4) kemarin, Higuain harus meninggalkan lapangan pada menit ke-75 karena mendapatkan kartu kuning kedua. Tidak terima dengan keputusan wasit, ia sempat mengamuk sehingga harus ditenangkan oleh para pemain lainnya.

Akibat sikapnya yang berlebihan, Higuain mendapatkan sanksi larangan bertanding selama empat laga oleh komite disiplin.

Keputusan tersebut dirasa oleh banyak pihak sebagai keputusan yang tidak adil. Komite disiplin dinilai tidak konsisten karena bek Juventus, Leonardo Bonucci, tidak mendapatkan hukuman apapun kendati sempat terlibat insiden dengan wasit dalam laga melawan Torino pada 20 Maret silam.

“Saya akan menjelaskan aspek teknik. Keputusan saya diambil berdasarkan laporan pertandingan resmi. Jika wasit merasa ada kontak fisik agresif, pemain bisa diskors selama depalan laga,” terang Tosel seperti yang dikutip oleh Gazzetta World.

“Higuain tidak melakukan kontak fisik secara agresif, jadi tindakannya dilihat sebagai sebuah sikap tidak hormat, seperti kasus yang terjadi di Florence (pada tahun 2014, Borja Valero mendapatkan skors tiga laga karena memegang ofisial pertandingan).”

“Terkait dengan Bonucci, wasit tidak melaporkan apapun. Saya hanya bisa mengatakan bahwa di salah satu laporan terdapat insiden, dan di satunya lagi tidak ada. Saya tidak dibayar untuk menyaksikan apa yang terjadi di televisi,” tambah dirinya.

Kabar terakhir menyebutkan bahwa Partenopei siap melayangkan banding atas skors yang diterima oleh top skorernya tersebut.

Comments
Loading...