Soal Diskriminasi Rasial, Toure Salahkan Federasi

Football5star.com, Indonesia – Mantan gelandang tim nasional Pantai Gading, Yaya Toure, menyalahkan federasi pengurus soal pelecehan rasial terhadap para pemain.  Baru-baru ini, isu rasial kembali merebak usai sejumlah tim nasional Inggris saat melakoni pertandingan tandang ke Montenegro.

Danny Rose dan Callum Hudons-Odoi termasuk orang yang terkena pelecehan itu. Diperkuat oleh kesaksian manajer The Three Lions, Gareth Southgate. Yaya Toure merasa federasi terkait terkesan melakukan pembiaran terharap pelanggaran-pelanggaran semacam ini.

“Mereka hanya duduk manis sambil minum anggur di atas sana. Barulah setelah ada laporan seperti yang menimpa Raheem Sterling beberapa waktu lalu, barulah mereka merespon. Namun, setelah itu, seperti tidak ada apa-apa,” ucapnya seperti dikutip dari Mirror.

Southgate - Sterling - Inggris - Kualifikasi Euro 2020 - Football5star
uefa.com

“Seharusnya tidak seperti itu. Mereka bisa lebih bersifat proaktif untuk menghindari pelanggaran-pelanggaran ini. Jadi, tidak harus menunggu ada laporan muncul ke permukaan. Aku kagum terhadap cara Raheem melawan diskriminasi ini,” katanya melanjutkan.

Toure pun pernah ikut merasakan diskriminasi serupa ketika menghadapi CSKA Moskwa pada Oktober 2013. Ia pun mendesak federasi yang bersangkutan tetap mengambil langkah tegas. “Semua orang hanya bertindak ketika mereka melihatnya. Semua ini terkesan yang penting ada pekerjaan yang dilakukan,” katanya lagi.

FIFA hingga kini baru meluncurkan resolusi untuk menghadapi resolusi dan diskriminasi pada Kongres FIFA 2013 lalu. Namun, beberapa pelecehan tetap terjadi terhadap pemain yang mayoritas dari kalangan kulit hitam.

Comments
Loading...