Soal Equal Pay di Sepak Bola Wanita, Finlandia Ungguli Amerika

Football5star.com, Indonesia – Kampanye equal pay yang digaungkan kapten timnas putri Amerika Serikat, Megan Rapinoe, di Piala Dunia Wanita 2019 lalu akhirnya berbuah hasil. Tapi justru negara Finlandia yang lebih dulu memulai perataan pendapatan untuk pesepak bola putri dan putra.

Perataan pendapatan untuk pesepak bola putri sudah disetujui federasi sepak bola Finlandia. Gebrakan yang dilakukan negara Skandinavia itu pun diharapkan bisa diikuti oleh semua negara demi memajukan sepak bola wanita.

“Kami ingin terlibat dalam pengembangan masyarakat yang lebih bertanggung jawab dan lebih setara. Semoga contoh yang kami berikan menjadi inspirasi untuk negara lainnya. Kami juga berharap keputusan ini bisa menjadi investasi besar untuk sepak bola wanita,” ujar ketua FA Finlandia, Ari Lahti, kepada Daily Mail, Sabtu (7/9/2019).

Sebagai informasi, timnas putri Finlandia sudah menandatangani kontrak selama empat tahun dengan federasi yang akan memberi mereka kemenangan yang sama dan bonus seperti tim pria. Kepastian ini juga disambut baik oleh kapten tim, Tinja-Riika Korpela.

“Mimpi yang sama, tujuan yang sama, permainan yang sama, dan kontrak yang sama. Bagi kami semua kontrak itu penting, bukan hanya karena faktor ekonomi saj,” kata Reeka Korpela.

Dengan kata lain, Finlandia menjadi negara pertama yang menerapkan equal pay. Keputusan negara berperingkat 31 FIFA ini terbilang mengejutkan. Pasalnya timnas putrinya tidak lolos ke Piala Dunia 2019 lalu.

Sementara Amerika Serikat yang merupakan negara pertama yang menggaungkan equal pay sampai saat ini masih memperjuangkan hak-hak para pesepak bola putrinya.

Comments
Loading...