Soal Gaji Pemain Sampai Liga 1 2020 Dilanjutkan, Ini Penjelasan Persija

Football5Star.com, Indonesia – Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus, buka suara soal gaji pemain sampai Liga 1 2020 digulirkan lagi. Dia bakal mengikuti anjuran dari PSSI.

Dalam SKEP/53/VI/2020, memang dijelaskan secara jelas soal gaji pemain dari klub-klub Liga 1 2020 saat liga dilanjutkan. Di sana tertulis, kalau klub dapat menerapkan kebijakan sesuai dengan keputusan PSSI nomor SKEP/48/III/2020 sampai dimulainya kompetisi.

Dalam SK 48 itu tertulis kalau PSSI membolehkan klub membayar gaji pemainnya maksimal 25%. Hal itulah yang menjadi gaji pemain Persija yang akan diterapkan manajemen dalam rentang Juli sampai setidaknya Agustus.

“Kalau mencermati SK PSSI yang terakhir, berarti gajinya tetap ikut SK48 terdahulu, yakni gaji maksimal 25%,” ujar Ferry Paulus saat dihubungi Football5Star.

Evan Dimas - Persija Jakarta - Media Persija

Lalu, soal pemberlakuan gaji pemain yang kisaran 50 persen, Persija jua mengikuti SK 53 yang dikeluarkan PSSI. “Kami tetap mengikuti SK terbaru itu,” sambung dia.

Klub Liga 1 dan Liga 2 memang dibolehkan melakukan renegosiasi kepada pelatih dan pemain dengan kisaran 50-60 persen. Nantinya aturan itu akan berlaku sebulan sebelum kompetisi dimulai sampai dengan berakhir. Persija sendiri bakal segera mengabarkan ke pemain dan pelatih soal aturan pembayaran tersebut.

“Kami dalam waktu dekat akan mengabarkan hal ini kepada pemain. Manajemen saat ini dalam mempersiapkan dengan matang,” pungkas pria yang jua menjabat sebagai Komisaris PT Liga Indonesia Baru itu.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More