Soal Suporter Nekat ke Stadion Klub Dinyatakan Kalah, Ini Penjelasan LIB

Football5Star.com, Indonesia – PT Liga Indonesia Baru (LIB) buka suara soal suporter yang nekat ke stadion, klubnya langsung dinyatakan kalah. Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, menyebut kalau hal itu tergantung dari jumlahnya.

Sebelumnya, Komisaris Persib Bandung, Umuh Muchtar membeberkan kalau ada suporter yang nekat ke stadion, maka pertandingan langsung dihentikan dan klub tuan rumah dinyatakan kalah. Aturan itu ditetapkan dalam rapat manajer Liga 1 2020 dengan PT LIB dan PSSI untuk menghindari penyebaran COVID-19.

Akhmad Hadian Lukita menjelaskan aturan itu secara rinci. Hanya saja memang, jumlahnya harus jelas dahulu. Kalau banyak tentu pertandingan akan langsung dianggap selesai, dan klub tuan rumah kalah.

PSIS Semarang - Suporter - Snex - Panser Biru - @psisfcofficial
instagram.com/psisfcofficial

“Iya betul, tentu jumlahnya harus jelas. Gak mungkin kan ada 1-2 orang langsung dinyatakan kalah. Nanti akan dibahas di PSSI, jumlahnya berapa, radiusnya bagaimana, gitu kan,” kata Akhmad Hadian Lukita saat dihubungi wartawan.

Saat ini, kata dia, aturan itu sebenarnya belum ditetapkan langsung. Masih ada beberapa poin yang dibahas masak-masak. Seperti nantinya cara menetapkan kalah seperti apa dan lainnya.

“Terus cara menetapkan kalah menangnya juga mesti jelas. Bukan sekedar ada penonton langsung kalah, ada aturan mainnya. Tapi itu betul, kalau nanti ada penonton atau suporter nekat masuk dengan rombongan besar yang mengganggu. Boleh kami sebut dinyatakan kalah. Ada mekanismenya.,” tutup dia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More