Soal VAR di Liga 1, LIB Singgung Bandung Premier League

Football5star.com – PT Liga Indonesia Baru (LIB) sempat menyinggung Bandung Premier League soal penggunaan Video Assistant Referee (VAR). Mereka menyebut memang belum ada aturan yang ketat bila VAR diterapkan pada kompetisi-kompetisi tak resmi.

Seperti diketahui, penggunaan teknologi yang membantu wasit tersebut memang sudah digaungkan sejak musim ini. Hal itu buntut dari sejumlah keputusan kontrovesial wasit-wasit Liga 1 2019 yang merugikan sejumlah klub.

LIB yang terkesan masih pikir-pikir menggunakan LIB sempat disindir. Apalagi kompetisi sekelas Bandung Premier League sudah menggunakan teknologi tersebut. Mengenai hal itu, LIB akhirnya buka suara.

BBC

“Penggunaan VAR harus dengan lisensi. Ada empat protokol yang harus dijalani, mulai dari full implementasi, SDMnya yang harus terlisensi, hingga alat yang juga harus terlisensi,” bilang Manajer Kompetisi LIB, Asep Saputra

Kalau dibanding-bandingkan dengan Bandung Premier league, lanjut dia, jelas berbeda. “Kalau untuk pertandingan amatir, U-20 bisa saja, dengan alat yang kami punya misal goal technolgy system (GTS) kami juga bisa juga lah,” papar dia.

Menurutnya, semuanya sudah ada aturan tersendiri. Bukan cuma dari FIFA, aturan VAR juga harus mengikuti IFAB.

“Tapi ditulis, untuk pertadingan resmi dan papan atas, kami harus punya lisensi. Ada 8 tahapan. Sebetulnya kalau bicara biayanya belum ada angka pasti, kalau di UEA per laga 3500 USD, itu belum termasuk yang lain-lain,” pungkas dia.

Liga 1 2019PT Liga Indonesia BaruVAR