Solskjaer Minta Wasit Lindungi Timnya dari Taktik Nakal Man. City

Football5Star.com, Indonesia – Jelang Derbi Manchester pada leg I semifinal Carabao Cup, Rabu (8/1/2020) dini hari WIB, Ole Gunnar Solskjaer disergap kecemasan. Manajer Manchester United itu mencemaskan taktik nakal Manchester City terhadap para pemainnya.

Taktik nakal yang dimaksud Ole Gunnar Solskjaer adalah pelanggaran-pelanggaran kecil yang kerap dilakukan Manchester City guna mengganggu ritme permainan lawan. Hal itu pernah diakui oleh mantan asisten Pep Guardiola, Domenec Torrent.

Atas dasar itu, manajer asal Nowegia tersebut meminta wasit betul-betul jeli. Secara khusus, dia meminta para penggawa Red Devils dilindungi dari pelanggaran-pelanggaran yang mungkin akan dilakukan para pemain Manchester City. Apalagi Guardiola sudah mengungkapkan kekhawatirannya terhadap ancaman para pemain Cepat Manchester United.

Para pemain cepat Manchester United sangat mungkin dihajar pelanggaran oleh para pemain Manchester City.
metropoles.com

“Memang benar itu hanya pelanggaran-pelanggaran kecil. Namun, begitulah tim-tim lawan menghentikan kami. Hal itu membuat kami berhenti menunjukkan kehebatan kami saat menyerang,” ucap Ole Gunnar Solskjaer seperti dikutip Football5Star.com dari The Telegraph.

Mantan pelatih Molde itu masih ingat betul insiden pada laga Derbi Manchester terakhir. Kala itu, Daniel James dilanggar Fernandinho. Seharusnya ada kartu yang dikeluarkan, tapi wasit tak melakukan itu karena menganggap Manchester United masih menguasai bola.

“Ada pelanggaran-pelanggaran kepada Dan James dan saya lebih baik tak membicarakannya. Namun, wasit harus memperhatikan pemain-pemain dengan kecepatan seperti dia. Meskipun hanya menendang bola, mereka sejatinya telah menghentikan lajunya. Tentu saja itu seharusnya kartu kuning,” urai Ole Gunnar Solskjaer lagi.

Pertandingan leg I semifinal Carabao Cup antara Manchester United dan Manchester City akan dihelat di Stadion Old Trafford. Pertemuan terakhir kedua tim di ajang ini terjadi pada 26 Oktober 2016. Kala itu, Red Devils menang berkat gol tunggal Juan Mata.

Meskipun demikian, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer tak dapat jemawa. Pasalnya, mereka selalu kalah dalam dua kesempatan terakhir menjamu Manchester City di bawah asuhan Pep Guardiola.