Sosok Jahat di Balik Sifat Kekanak-kanakan Neymar Jr

Football5star.com, Indonesia – 30 Juni 2018, Real Madrid akan kedatangan bintang muda asal Brasil bernama Vinicius Junior. Ia resmi ke Stadion Santiago Bernabeu setelah klub asal kota Madrid itu rela gelontorkan dana sebesar 45 juta euro ke klub Vinicius, Flamenggo.

Kedatangan Vinicius ke Real Madrid membawa harap klub tersebut akan mengulang sukses saat memboyong seteru abadinya, Barcelona saat memboyong Neymar dari Santos pada 2013.

Kepindahan Vinicius ke klub terbesar di Spanyol tersebut tentu saja tidak akan pernah terwujud andai tidak ada peran dari seorang perantara atau seorang agen sepakbola.

Di era sepakbola industri seperti saat ini, peran seorang agen wajar dan tergolong krusial bagi pesepakbola muda yang tidak mengetahui kerasnya sepakbola Eropa. Si agenlah yang mendorong satu klub Eropa untuk terus memantau kemajuan seorang anak muda di lapangan hijau.

as.com

Di sepakbola Brasil yang dikenal dengan praktek korup dan penyuapan, peran seorang agen nakal menambah bobroknya sepakbola ini meski berstatus sebagai negara terkuat sepakbola seantero jagat.

Salah satu agen yang saat ini di Brasil tengah mendapat sorotan bernama Wagner Ribeiro. Ribeiro saat ini dinobatkan sebagai pengusaha paling dibenci sepakbola Brasil.

Sepak terjang Wagner Ribeiro

Dikutip dari Football5star.com dari thesefootballtimes, Senin (11/11/2019) mantan agen Neymar itu disebut bersengkokol jahat dengan politisi korup dan penguasa busuk untuk bisa membesarkan bisnisnya yakni ‘human trafficking’.

“Dia (Ribeiro) merupakah fenomena. Pemain selevel Neymar yang belum cakap secara kedewasaan mendadak pindah ke Eropa. Sebenarnya tidak terlalu mengejutkan jika ia di balik kepindahan Vinicius ke Real Madrid,” tulis salah satu pengamat sepakbola di Brasil.

Ribeiro kabarnya sebelum Neymar resmi berseragam Barcelona, sempat mempresentasikan pemain PSG tersebut ke direksi Real Madrid. Sayang transfer itu digagalkan Barcelona di menit-menit akhir. Seperti punya dendam, Ribeiro pun mengusahakan betul agar transfer Vinicius ke Real Madrid bisa terealiasasi.

marca.com

Namun, sebenarnya Ribeiro sempat juga menawarkan bocah ini ke Barcelona. Pihak Catalan kabarnya sudah sangat tertarik untuk bisa daratkan Vinicius ke Stadion Nou Camp, kala itu Barcelona mengantisipasi kemungkinan Neymar Jr pindah ke PSG.

Neymar akhirnya pindah ke PSG, dan Barcelona hanya dapatkan seorang Ousmane Dembele. Sepak terjang Ribeiro sebagai seorang agen yang kotor sebenarnya sempat terendus saat kasus pajak Neymar menyeruak. Ribeiro disebut-sebut sebagai orang yang menyarankan Neymar dan sang ayah untuk menyimpan uang ke bank luar negeri demi menghindar dari pajak.

Jeruji besi sebenarnya sudah menanti dirinya saat diancam akan masuk ke bui selama 5 tahun untuk kasus lain, sayang kemudian kasus ini tidak jadi viral di Brasil dan hilang dengan sendirinya.

Kabar yang beredar ia terlibat di salah satu kasus korupsi di Brasil bernama skandal korupsi Lava Jato, ia pun sempat dilarang untuk berpergian ke luar negeri.

Namun entah bagaimana caranya, pada Agustus 2018, ia terlihat di Paris, Prancis. Media ternama Spanyol, AS sempat menurunkan wawancara dengan Ribeiro, ia menyebut tengah mendorong Neymar untuk keluar dari Nou Camp dan bergabung ke Real Madrid.

Laporan tersebut kemudian membuat Ribeiro dianggap mengeluarkan pernyataan yang menjebak dan faktanya memang Neymar lebih memilih untuk bermain di Prancis.

Penguasa daerah slum

Ribeiro ternyata juga tercatat sebagai agen dari seorang Kaka. Ia dianggap sebagai agen terburuk pemain bernomor punggung 22 tersebut saat masih membela AC Milan beberapa musim lalu. Mengapa terburuk? Kabar menyebutkan saat Kaka resmi berseragam AC Milan pada 2003 lalu, Ribeiro meminta uang bonus sebesar 8.5 juta euro dari Kaka dan Sao Paulo, klub Kaka sebelum resmi ke AC Milan.

Kabar yang berhembus di Brasil, Ribeiro bak seorang mafia yang menguasai daerah kumuh. Ia menguasai betul semua sumber daya manusia daerah tersebut, ia yang mengatur pola kehidupan di sana. Ada 70 anak muda yang kebanyakan berasal dari daerah termiskin di Brasil yang dinaungi oleh Ribeiro.

as.com

Dari sejumlah sumber disebutkan bahwa Ribeiro masuk ke industri sepakbola secara tidak sengaja. Pada pertengahan 90-an, ia diundang untuk terlibat saat 23 investor menanamkan sahamnya ke klub kasta terbawah, investasi itu berupa pemenuhan jersey klub amatir bernama XV de Jau.

Secara singkat, Ribeiro sebenarnya masuk ke industri sepakbola secara tidak sengaja. Salah satu tokoh agraris Brasil yang kebetulan sejawat Ribeiro, Ricardo Fransceshi sempat menyebut bahwa kawannya tersebut selalu suka mengambil resiko.

Tak jarang tindakannya malah berakhir buruk. Ribeiro dianggap sebagai sosok yang ambisius dan tak pantang menyerah. Meski memiliki stigma negatif untuk kemajuan sepakbola Brasil.

Ribeiro tetap diingat publik Brasil sebagai orang yang menemukan talenta terbaik negaranya hingga bisa dinikmati oleh pencinta sepakbola seluruh dunia.

Comments
Loading...