Spezia, Klub Promosi Peraih Gelar Scudetto yang Tak Diakui

Football5star.com, Indonesia – Serie A musim 2020-21 akan diramaikan dengan kehadiran salah satu klub tertua di Italia, Spezia. Klub berjuluk Little Eagles ini jadi klub terakhir yang promosi ke Serie A musim depan.

Spezia melengkapi daftar peserta Serie A, kasta tertinggi Liga Italia, untuk musim 2020-2021. Hal itu diketahui setelah Spezia berhasil mengamankan tiket promosi dari kasta kedua Liga Italia, Serie B.

Spezia berhak meraih tiket promosi setelah mengakhiri final play-off kontra Frosinone dengan agregat 1-1. Pada leg pertama, Spezia menang 1-0 atas Frosinone, kemudian takluk dengan skor serupa ketika melakoni leg kedua.

Kendati final play-off antara kedua tim berakhir imbang, Spezia berhak promosi ke Serie A karena memiliki peringkat klasemen yang lebih tinggi ketimbang Frosinone. Ada cerita menarik terkait klub ini, utamanya gelar scudetto mereka yang tak diakui.

Spezia adalah salah satu klub Italia yang merasakan hancurnya sendi kehidupan akibat Perang Dunia II. Pada 1943 saat Perang Dunia II memasuki tahun kelima, kondisi di Italia berada di kondisi mengkhawatirkan.

Naiknya Benito Mussolini ke tampuk pemerintah Italia berdampak pada semua bidang kehidupan termasuk sepak bola. Pemerintaha Benito Mussolini kemudian mengangkat Ettore Rossi sebagai komisaris baru Komite Olimpiade Nasional Italia. Saat itu sepak bola Italia masih di bawah pengawasan komite ini.

Rossi seperti dikutip Football5star.com dari worldfootballindex, Jumat (21/8/2020) berencana meniadakan kompetisi Serie A. Namun di sisi lain, ia memperbolehkan turnamen sepak bola yang diikuti klub dari utara yang kemudian dikenal dengan nama Campionato Alta Italia.

Gelar tak diakui

Spezia menjadi salah satu peserta kompetisi ini. Namun klub yang bermarkas di kota Liguria ini berada di kondisi tak bagus. Presiden klub, Coriolano Perioli ditangkap pemerintah fasis Italia dan dibuang ke kamp konsentrasi di Jerman.

worldfootballindex

Namun untungnya ada sosok bernama Luigi Gandini, kepala pemadam kebakaran di kota Liguria ini kemudian menawarkan para pemain yang tersisa dan petugas pemadam kebakaran untuk turut berpartisipasi dalam turnamen tersebut.

Singkat cerita, Spezia pun pada akhirnya mampu menembus ke partai puncak dan mampu mengalahkan Torino dengan skor 2-1. Spezia dinyatakan sebagai juara. Namun gelar ini kemudian tak diakui dan dianggap tidak resmi oleh federasi Italia.

Gelar Scudetto 1944 Spezia bahkan sampai sekarang hanya disebut sebagai hiasan. Meski begitu, Spezia masih menganggpa mereka pernah meraih gelar scudetto dengan menggunakan lencana tiga warna, simbol peraih gelar scudetto Serie A, meski bentunya yang berbeda dari yang dikeluarkan FIGC.

Serie A ItaliaSpezia