Stadion Kanjuruhan Bakal Digunakan untuk Rawat Pasien COVID-19

Football5star.com, Indonesia – Markas Arema FC, Stadion Kanjuruhan, rencananya akan digunakan untuk dijadikan tempat karantina pasien positif COVID-19 di Kabupaten Malang. Rencana ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang, Atsalis Supriyanto.

Menurut penuturan Atsalis, wacana tersebut disampaikan oleh bupati Kabupaten Malang, H.M Sanusi beberapa waktu lalu. Namun, belum ada kejelasan kapan wacana ini bisa terlaksana.

“Penggunaan Stadion Kanjuruhan ini sebagai tempat karantina pasien COVID-19 masih sebatas wacana,” ungkap Atsalis Supriyanto seperti dikutip football5star.com dari laman Wearemania.

Stadion Kanjuruhan - Arema FC - COVID-19 - Tugu Malang
Tugu Malang

“Memang, beberapa waktu lalu, Pak Bupati menyampaikan hal ini kepada saya soal wacana ini. Namun itu baru secara lisan, belum ada pembahasan lebih jauh lagi,” sambung Atsalis menambahkan.

Selain markas Arema FC, Pemkab Malang juga sudah merencanakan untuk menggunakan beberapa tempat lainnya untuk digunakan sebagai pusat karantina pasien COVID-19. Stadion Kanjuruhan rencananya baru akan digunakan apabila pasien positif di Kabupaten Maalng semakin bertambah.

Saat ini, Stadion Kanjuruhan memang sedang tak digunakan oleh Arema FC. Hal ini tak lepas dari status force majeure yang ditetapkan oleh PSSI. Status tersebut membuat seluruh kompetisi sepak bola di Indonesia akan dihentikan setidaknya hingga tanggal 29 Mei mendatang.

Arema FC sendiri saat ini sedang meliburkan para pemainnya. Rencananya, Dendi Santoso cs baru akan kembali berlatih ketika wabah COVID-19 di kawasan Malang Raya sudah mulai mereda.