Start Buruk Barca Bukan Salah Ter Stegen

Start buruk sempat dilakoni Barcelona musim ini dan itu dinilai tak lepas dari performa buruk Marc-Andre Ter Stegen di bawah mistar. Namun, gelandang Los Cules Ivan Rakitic membantahnya.

Barca memang tengah tampil dominan saat ini dengan membukukan catatan 38 laga tak terkalahkan di seluruh kompetisi. Di Divisi Primera saja Barca kini unggul delapan poin dari Atletico Madrid di posisi kedua serta 12 angka dari Real Madrid di posisi ketiga.

Sementara di Copa del Rey, mereka sudah mencapai final dan akan menghadapi Sevilla Mei nanti. Perempatfinal Liga Champions ada di depan mata usai menang 2-0 atas Arsenal di leg pertama babak 16-besar.

Itu artinya peluang meraih treble winners seperti musim lalu masih terbuka lebar. Dan, melihat performa Barca sejauh ini, maka hal itu tidak mustahil.

Namun, sebelum sedominan sekarang, Barca lebih dulu melewati periode sulit di awal musim yang membuat masa depan pelatihnya Luis Enrique dispekulasikan. Ada beberapa laga diakhiri Barca dengan kekalahan, salah satunya dengan skor telak telak dari Athletic Bilbao di Piala Super Spanyol yang disebabkan karena blunder Ter Stegen. Lalu Ter Stegen juga sempat mengulanginya saat berhadapan dengan AS Roma di Liga Champions, dibobol dari jarak 50 meter.

Ter Stegen memang sempat dipasang sebagai kiper utama di Divisi Primera di awal musim menyusul cederanya Claudio Bravo.

“Itu bukan kesalahannya, karena anda harus menyelamati sang pencetak gol, yang mencetaknya dari jarak 50 meter,” ujar Rakitic seperti dikutip Soccerway.

“Anda tidak bisa melakukan itu untuk kedua kalinya,” sambungnya.

“Dia tidak akan jadi kiper terbaik dunia dalam waktu semalam, tapi Marc selalu bekerja keras.”

“Marc punya kualitas luar biasa, sangat penting bagi kami bahwa dia selalu siap bermain,” tutupnya.

Comments
Loading...