Start Lambat Juventus Dinilai Tak Mengejutkan

Juventus mengalami start yang buruk di Liga Italia musim ini. Awal musim yang tak cemerlang itu ternyata sudah bisa diprediksi.

Dalam tiga laga awal Liga Italia musim ini, Juve tak pernah menang. Rinciannya, mereka dua kali menelan kekalahan dan sekali menuai hasil imbang.

Setelah lama berada di posisi bawah klasemen, Juve saat ini sudah menapaki papan atas. Mereka sudah menempati posisi tujuh dengan raihan 18 poin. Raihan angka Juve itu berjarak sembilan poin dari Fiorentina dan Inter Milan yang ada di posisi pertama klasemen.

Bagi eks striker Juve, Christian Vieri, apa yang dilakoni The Old Lady bukanlah suatu kejutan. Apalagi, mereka sudah memenangi scudetto untuk keempat kali secara berurtan.

“Setelah raihan scudetto empat kali secara berurutan, Coppa Italia, dan raihan final Liga Champions, wajar kalau mereka kesulitan. Selalu ada penurunan determinasi, tanpa melupakan bahwa tim itu sedang melakukan peremajaan dengan merekrut pemain-pemain muda,” kata Vieri di Gazzetta dello Sport.

Vieri juga tak menampik bahwa kepergian pemain-pemain senior seperti Andra Pirlo, Arturo Vidal, dan Carlos Tevez juga turut menambah beban berat yang dipikul oleh pemain-pemain Juve saat ini.

Pilro dan Tevez memang berperan sangat besar dalam raihan juara Liga Italia secara berurutan. oleh karena itu, wajar kalau kepergian Tevez dan juga Pirlo sebagai suatu kehilangan besar.

Pasca kepergian Pirlo dan Tevez, Juve memang mendatangkan beberapa pemain. Paulo Dybala, Mario Mandzukic, dan Alex Sandro, merupakan deratan pemain baru itu.

“Ketiganya merupakan pemain hebat, karena mereka mereka mampu mampu membawa kualitas dan kepribadian. Saya pikir kepergian Pirlo menjadi hal paling sulit untuk menemukan pengganti karena dia bisa mengubah semua hal menjadi kesempatan dan membuat semua orang di sekitarnya bermain lebih baik. Bagaimanapun juga, skuat masih membutuhkan waktu untuk bermain bagus,” ujarnya.

AC MilanChristian VieriJuventus