Statistik Buruknya Lini Belakang Persija di Liga 1

Football5star.com – Persija Jakarta boleh dibilang sangatb buruk pada lini belakangnya. Mereka bahkan cuma meraih satu kali cleansheet dalam delapan pertandingan secara berurutan pada semua ajang.

Macan Kemayoran -julukan Persija saat ini terjerembab di zona merah sampai 10 pertandingan pertama. Mereka cuma meraih sembilan poin dari 10 pertandingan. Bahkan mereka cuma meraih satu kemenangan saja di Liga 1 2019.

Catatan kebobolan mereka patut disoroti. Dalam 10 laga itu, Persija sudah kebobolan 15 gol. Berarti Macan Kemayoran memiliki rataan kejebolan 1,5 kali per pertandingan di Liga 1 musim ini.

F5s

Sejauh 10 pertandingan, Persija cuma mencatatkan dua kali cleansheet, yakni saat menang 1-0 atas PSS Sleman, dan bermain imbang tanpa gol di markas Persela Lamongan.

Bahkan, catatan kejebolan mereka tak cuma terjadi dalam laga tandang. Faktanya empat dari 15 gol yang bersarang di gawang Persija diraih dalam partai tandang.

Persija memang sangat rentan kejebolan pada paruh kedua. Dalam statistik yang dicatat Soccerway, Persija rata-rata pertama kali kebobolan pada 54 menit pertandingan dimulai.

Parahnya, dalam lima pertandingan secara berutun Persija sebenarnya unggul lebih dahulu, tapi malah kejebolan pada menit-menit akhir yang membuyarkan kemenangan.

Lawan Madura United, Jumat (16/8) di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, contohnya. Persija bahkan dua kali unggul melalui dwi gol Marko Simic. Namun, dua kali pula mereka disamakan oleh Madura United via David Laly dan Alfath Fathier.

Sejumlah faktor memang melatari buruknya lini belakang Macan Kemayoran. Mereka cuma punya tiga bek tengah, yakni Maman Abdurrahman, Ryuji Utomo, dan Steven Paulle. Nah nama terakhir sudah sejak nyaris dua bulan tak memperkuat tim karena cedera.

Comments
Loading...