Stefan Effenberg Heran Bayern Munich Masih Ragukan Niko Kovac

Football5Star.com, Indonesia – Stefan Effenberg, legenda Bayern Munich, heran melihat Niko Kovac tak jua mendapatkan garansi bertahan untuk musim depan. Menurut dia, melihat hasil kerja saat ini, sangat tak beralasan bila masih ada keraguan di antara para petinggi Bayern.

“Bagaimana akan berhasil ketika mereka yang bertanggung jawab masih belum sepenuhnya percaya kepada dia? Bagaimana bisa seorang pelatih yang tak mendapatkan kepercayaan penuh akan bantu membenahi pergolakan saat ini? Tidak mungkin!” ucap Stefan Effenberg seperti dikutip Football5Star.com dari kolomnya di T-Online.

Stefan Effenberg tak habis pikir oleh keraguan Bayern Munich terhadap Niko Kovac.
express.de

Hal yang membuat mantan kapten Bayern itu tak habis pikir, keraguan terhadap Niko Kovac tetap ada meskipun klub berjuluk Die Roten itu berpeluang merebut dua gelar juara. Dia menilai keraguan dalam situasi saat ini sangatlah menggelikan.

“Jika Bayern berada di posisi keempat, berjuang untuk lolos ke Liga Champions dan tersingkir dari DFB Pokal, saya mungkin dapat memahami diskusi soal masa depan pelatih. Namun, dalam situasi saat ini, saya sama sekali tak paham,” kata pemain yang sempat membela Fiorentina tersebut.

Niko Kovac Bekerja dalam Situasi Sulit

Dalam pandangan Stefan Effenberg, Niko Kovac telah melakukan hal luar biasa bersama Bayern Munich musim ini. Di tengah situasi yang tak mendukung, dia masih mampu membawa Manuel Neuer dkk. mengejar keunggulan Borussia Dortmund dan melakukan transisi di tim.

Keraguan para petinggi Bayern Munich terhadap Niko Kovac dikritisi oleh Stefan Effenberg.
bavarianfootballworks.com

“Anda harus lihat kondisi yang dihadapi Niko Kovac musim ini. Dia harus mendorong perubahan, menjadikan Serge Gnabry dan Kingsley Coman menggantikan (Arjen) Robben dan (Franck) Ribery yang masih ada di tim. Lalu, Coman dan Robben cedera setengah musim. Corentin Tolisso bahkan absen hampir semusim dan tak punya back up bagi (Robert) Lewandowski ketika Sandro Wagner hengkang pada musim dingin,” beber dia lagi.

Pria yang sempat diusir dari timnas Jerman saat Piala Dunia 1994 itu menambahkan, “Saya ingin tahu apakah ada pelatih lain yang mampu mengejar defisit sembilan poin di Bundesliga 1 dan lolos ke final DFB Pokal dalam kondisi seperti itu?”

Lebih jauh, Stefan Effenberg juga memaklumi Bayern Munich tersingkir dari kancah Liga Champions oleh Liverpool. Menurut dia, dalam lingkup yang lebih besar, itu bukan kegagalan. Pasalnya, Neuer cs. tak kebobolan saat di Anfield, sementara Barcelona pada semifinal kebobolan empat gol. Bagi dia, kekalahan armada Niko Kovac dari tim yang melaju ke final dengan hebat bukanlah aib.

Comments
Loading...