Sterling Tuding Pers Ikut Promosikan Rasialisme

Football5star.com, Indonesia – Winger Manchester City, Raheem Sterling, mengkritik pers Inggris. Dia menuding mereka ikut mempromosikan rasialisme dengan membuat berita-berita tendensius dan mengarah pada diskriminasi terhadap para pemain berkulit hitam.

Hal itu disampaikan Sterling lewat akun Instagram-nya. Dia menunjukkan dua kisah yang sama, tapi diberitakan secara berbeda oleh Daily Mail. Dua kisah itu adalah pembelian rumah oleh dua penggawa muda The Citizens, Phil Foden dan Tosin Adarabioyo.

Kisah Foden diangkat dengan judul “Pemain Muda Manchester City Phil Foden Membeli Rumah Baru Seharga 2 Juta Pounds untuk Ibunya”. Sementara itu, kisah Adarabioyo diberi tajuk “Pesepak Bola Muda Manchester City , 20, Bergaji 25.000 Pounds per Pekan Keluarkan Uang 2,25 Juta Pounds untuk Sebuah Rumah Meski Belum Pernah Jadi Starter di Premier League”.

View this post on Instagram

Good morning I just want to say , I am not normally the person to talk a lot but when I think I need my point to heard I will speak up. Regarding what was said at the Chelsea game as you can see by my reaction I just had to laugh because I don’t expect no better. For example you have two young players starting out there careers both play for the same team, both have done the right thing. Which is buy a new house for there mothers who have put in a lot of time and love into helping them get where they are, but look how the news papers get there message across for the young black player and then for the young white payer. I think this in unacceptable both innocent have not done a thing wrong but just by the way it has been worded. This young black kid is looked at in a bad light. Which helps fuel racism an aggressive behaviour, so for all the news papers that don’t understand why people are racist in this day and age all i have to say is have a second thought about fair publicity an give all players an equal chance.

A post shared by Raheem Sterling x 😇 (@sterling7) on

“Sebagai contoh, ada dia pemain muda meniti karier bersama-sama di sebuah tim dan sama-sama di jalur yang benar. Mereka membeli rumah baru untuk ibu mereka yang telah menghabiskan waktu dan kasih sayang dalam menolong mereka. Namun, lihatlah bagaimana surat kabar memberitakan terhadap pemain muda berkulit hitam dan yang berkulit putih,” tulis Sterling seperti dikutip Football5Star.com dari akun Instagram-nya.

Dia melanjutkan, “Kukira ini tak bisa diterima. Mereka berdua lugu, tidak melakukan hal buruk. Namun, cara menggambarkan anak berkulit hitam ini sungguh buruk.”

Sterling mengingatkan, hal yang mendorong rasialisme adalah perilaku agresif. Dia meminta pers untuk berpikir ulang sebelum menerbitkan sesuatu dan memperlakukan semua pemain dengan sama.

Menilik kondisi saat ini, Sterling mengaku hanya bisa tertawa melihat reaksi orang-orang terhadap dugaan perilaku diskriminatif pendukung Chelsea kepada dirinya dalam lanjutan Liga Inggris, akhir pekan lalu. “Aku tak bisa berharap sesuatu yang lebih baik,” seloroh dia.