Striker Everton Jadi Korban Pertama Aturan Baru Premier League

Football5Star.com, Indonesia – Oumar Niasse, striker Everton, menjadi pemain pertama yang jadi korban peraturan baru Premier League. Rabu (22/11/2017), Komisi Disiplin FA menjatuhkan sanksi tak boleh bermain dalam dua laga bagi Niasse. Itu karena dia dianggap melakukan diving saat Everton bermain imbang 2-2 dengan Crystal Palace, akhir pekan lalu.

Dalam laga itu, Niasse dituding kapten Palace, Scott Dann, sengaja menjatuhkan diri untuk mendapatkan penalti yang lantas dieksekusi dengan baik oleh Leighton Baines. Striker berumur 27 itu membantah tudingan itu. Dia menunjuk fakta adanya kontak fisik dengan Dann dalam insiden tersebut. Namun, setelah melalui penelaahan video, FA menyatakan striker Everton itu bersalah.

Sejak musim ini, FA memberlakukan pengawasan khusus terhadap diving. Siapa pun bisa dijerat hukuman larangan tampil dalam dua laga andai terbukti diving oleh rekaman video. Ini dilakukan untuk mengurangi tingkat kecurangan pemain di Premier League.

Duel Oumar Niasse dan Scott Dann.
newindianexpress.com

Oumar Niasse dari Everton akan menjalani hukuman dua pertandingan setelah sangkalannya terhadap tuduhan ‘sukses menipu perangkat pertandingan’ ditolak. Dia diduga melakukan kepura-puraan (terjatuh) yang membuahkan penalti pada menit ke-5 pertandingan melawan Crystal Palace, 18 November 2017,” terang pernyataan resmi FA.

Menyikapi hukuman itu, David Unsworth, manajer sementara Everton, mengaku kecewa. “Dia terkejut, demikian pula saya. Dia tidak berkata bohong dan tak akan terjatuh tanpa alasan. Dia ingin mencetak gol. Kontak fisik, walaupun sedikit, itu bukan masalah. Kami benar-benar kecewa,” ungkap dia seperti dikutip Liverpool Echo.

Meski demikian, Unsworth hanya bisa pasrah. “Kami tentu harus menerima putusan itu,” lanjut dia. “Saya kira, ini peraturan yang bagus, tapi tetap tak mengubah pendirian saya. Kontak adalah kontak dan pandangan saya tak berubah soal itu. Di mana pun itu terjadi di lapangan, itu adalah pelanggaran.”

Rekaman video pertandingan memang menunjukkan adanya kontak tubuh bagian atas antara Dann dan Niasse. Namun, FA menilai itu tidaklah cukup untuk membuat striker Everton itu terjatuh.

Comments
Loading...