Sturridge Jarang Main Bukan Karena Alasan Agama

Penyerang Liverpool, Daniel Sturridge, membantah isu yang mengatakan bahwa ia enggan bermain karena alasan religius.

Sepanjang paruh pertama musim, Sturridge lebih kerap menghabiskan waktu di dalam ruang perawatan. Ia berkali-kali harus menepi akibat cedera yang datang silih berganti.

Di musim ini, Sturridge baru bermain sebanyak sembilan kali di seluruh kompetisi dan menyumbangkan lima gol.

Salah satu isu yang berkembang menyebutkan bahwa pemain berusia 26 tahun itu ogah-ogahan bermain karena terkait dengan masalah agama. Namun, menjelang laga leg kedua babak 32-besar Liga Europa melawan Augsburg di Anfield pada hari Jumat (26/2), Sturridge mengaku kecewa dengan adanya rumor tersebut.

“Jujur saja, hal itu sangat mengejutkan. Aku tidak tahu jika agama ada hubungannya dengan sepak bola. Sebagai seorang anak kecil, anda tidak memikirkan hal tersebut,” tegas Sturridge seperti yang dikutip oleh Guardian.

“Mengatakan bahwa seorang pemain tidak ingin bermain adalah penghinaan terbesar bagi pesepakbola manapun dan tidak dapat dipercaya. Itu sungguh mengecewakan.”

“Ini adalah sepak bola dan tentu setiap orang berhak memiliki opininya masing-masing, tetapi aku pikir tidak ada seorang pun yang memahami seberapa pentingnya bermain sepak bola bagi diriku,” tambah dirinya.

Mantan pemain Manchester City tersebut pun berharap dirinya dapat membantu The Reds lolos ke babak 16-besar Liga Europa.

“Aku sangat berkonsentrasi dan tentu saja aku ingin bermain di setiap pertandingan. Tidak dapat bermain rasanya menyakitkan. Aku berbohong apabila tidak mengatakan hal tersebut,” terang Sturridge.

Comments
Loading...