Suami-Istri Pesepak Bola Iran Buat Catatan Unik di Belgia

Football5Star.com, Indonesia – Sebuah catatan unik dibuat pasangan suami-istri asal Iran yang sama-sama berprofesi sebagai pesepak bola. Ali Gholizadeh dan Yasaman Farmani mencatatkan diri sebagai pasangan suami-istri pertama yang membela klub sama di Belgia.

Ali Gholizadeh dan Yasaman Farmani sama-sama tercatat sebagai pemain Charleroi. Tentu saja tidak di tim yang sama. Gholizadeh membela tim putra, sedangkan Farmani membela tim putri klub milik Mehdi Bayat, pengusaha yang kini menjabat Presiden Asosiasi Sepak Bola Belgia.

Kepastian pasangan suami-istri itu membela klub yang sama terjadi pada akhir pekan lalu. Farmani dipastikan membela tim putri Charleroi di Liga Belgia. Hal itu diungkapkan sendiri oleh sang pemain.

“Aku telah berlatih sementara waktu ini dengan Charleroi dan sekarang sudah resmi bergabung dengan tim. Kami akan memulai musim baru pada 28 Agustus dengan pertandingan melawan Gent, peringkat ke-3 (Liga Belgia) pada musim 2019-20,” kata Farmani seperti dikutip Football5Star.com dari Tehran Times.

Menurut Kantor Berita Irna, Yasaman Farmani adalah wanita pesepak bola kedua asal Iran yang mengadu nasib di Eropa. Dia menyusul jejak Golnush Khosravi yang membela klub Turki, Konak belediyespor.

Farmani menyusul suaminya, Gholizadeh, yang lebih dulu bergabung dengan Charleroi. Gholizadeh diangkut klub Belgia itu dari Saifa FC pada 1 Juli 2018 dengan transfer senilai 300.000 euro. Hingga saat ini, sayap kanan berumur 24 tahun tersebut telah tampil dalam 51 laga.

Khusus musim 2020-21, Gholizadeh telah tampil dalam 3 laga Charleroi pada ajang Liga Belgia. Pemain timnas Iran itu selalu menjadi starter dan mampu membuat dua assist. Membuat umpan matang untuk diselesaikan jadi gol memang jadi kelebihan pemain yang satu ini. Total, dia telah membukukan 15 assist untuk Les Zebres.

Faktor Presiden Charleroi?

Ali Gholizadeh dan Kaveh Rezaei sejak musim lalu bahu-membahu di Charleroi.
tasnimnews.com

Keberadaan Ali Gholizadeh dan Yasaman Farmani di Charleroi tak terlepas dari sang presiden klub, Mehdi Bayat. Dia adalah pria berdarah Iran. Bayat lahir di Teheran, tapi besar di Cannes (Prancis). Sejak 2012, dia tercatat sebagai Manajer Umum Les Zebres di Liga Belgia.

Selain Gholizadeh, di tim utama Charleroi ada dua pemain lain yang berasal dari Iran. Mereka adalah striker Kaveh Rezaei dan winger berumur 19 tahun, Younes Delfi. Rezaei bergabung dengan Les Zebres pada 1 Juli 2017. Semusim kemudian, dia dilepas ke Club Brugge. Namun, sejak musim lalu, dia kembali dengan status pemain pinjaman.

Sementara itu, Delfi baru bergabung dengan Charleroi pada Januari silam. Dia diboyong dari Estaghlal Khuzestan dengan harga hanya 87 ribu euro. Hingga saat ini, dia tercatat baru 6 kali turun membela Les Zebres dengan torehan 1 gol dan 1 assist.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More