Suarakan Justice for George Floyd, Jadon Sancho Kena Hukuman

Football5star.com, Indonesia – Pemain Dortmund, Jadon Sancho mencetak hat-trick saat timnya mengalahkan Paderborn 6-1 di Benteler-Arena, Senin (1/6/2020). Saat mencetak gol pertamanya di laga itu, Sancho merayakannya denga cara tak biasa.

Ia berlari ke pinggir lapangan dan membuka jerseynya. Sancho lantas menunjukkan tulisan yang ada di kaos dalamnya yang bertuliskan ‘Justice for George Floyd’. Akibat dari aksinya ini, wasit pun memberikan kartu kuning kepadanya.

Aksi Sancho ini pun mendapat apresiasi dari warganet. Kebanyakan warganet salut dengan aksi pemain Inggris berusia 20 tahun tersebut.

Dua gol dari Sancho ini membuat ia memecahkan rekor tersendiri. Ia menjadi pemain Inggris pertama sejak 1994-95 yang mampu mencetak lebih dari 15 gol dan 15 assist di lima kompetisi top Eropa. Sebelumnnya rekor ini dicatatkan atas nama Matthew Le Tissier.

Sebelumnya di laga Gladbach vs Union Berlin, striker Marcus Thuram disinyalir juga merayakan golnya untuk menghormati George Floyd.

Kasus kematian George Floyd pria Afrika-Amerika memicu gelombang protes hingga kerusuhan di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat.

Melansir BBC, kasus tersebut bermula pada Senin (25/5) saat seorang kasir menelepon polisi karena bermasalah dengan seorang konsumen. Konsumen tersebut adalah George Floyd. Diduga, George Floyd menggunakan kupon yang sudah kadaluarsa atau ada juga kabar yang beredar jika dirinya menggunakan uang palsu.

Terlihat jelas jika George Floyd menurut dan mengikuti perintah dari polisi tanpa melawan. Hingga polisi bernama Derek Chauvin melakukan hal tidak terduga.

Chauvin menyekap George Floyd dengan lututnya di aspal. Floyd tidak bisa bernapas hingga akhirnya terkulai lemas dan meninggal saat di bawa ke rumah sakit.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More