Suarez Nyaris Dijual Gara-Gara Alami Paceklik Gol

Penyerang Barcelona, Luis Suarez, ternyata punya cerita unik di awal-awal karier sepakbola profesionalnya. Di balik ketajamannya sebagai seorang striker, ternyata Suarez pernah nyaris dipecat lantaran mandul.

Hal ini diungkapkan Ruben Sosa, yang notabene merupakan pelatih Suarez saat masih bermain untuk salah satu klub asal Uruguay, Nacional.

Momen ini terjadi saat Suarez masih berusia 18 tahun dan baru saja dipromosikan dari akademi Nacional ke tim utama. Bukannya mencuri perhatian sang pelatih lewat gol demi gol, Suarez justru kesulitan untuk membobol gawang lawan.

“Kami ingin mengirimkan Luis Suarez pulang di awal-awal kariernya, karena ia tidak mencetak satu gol pun dalam lima pertandingan pertama,” ujar Sosa kepada Efe.

Sulit mencetak gol, Suarez pun mendapatkan cibiran dari para pendukung Nacional. Pasalnya, Suarez selalu gagal menyelesaikan peluang meski mendapatkan umpan yang matang.

“Tapi ia adalah anak yang terus melakukan tembakan atau menyundul bola, dan ia tak pernah mau meninggalkan tempat latihan,” ucap Sousa.

Sadar kariernya terancam, Suarez pun terus menggembleng dirinya sendiri dalam sesi latihan. Alhasil, Suarez mampu mengakhiri paceklik golnya. Pada musim perdananya bersama Nacional, Suarez akhirnya mampu mencetak total 10 gol dan membawa timnya meraih gelar juara Liga Uruguay.

Tak ayal, penampilan apik Suarez mendapat perhatian dari klub-klub Eropa. Suarez pun akhirnya bergabung dengan Groningen pada musim panas 2006.

Comments
Loading...